Getting Time...

ABK WNI dalam Kondisi Sehat

Fajar Nugraha
Senin, 19 Desember 2011 10:24 wib
Kapal Sparta yang terjebak (Foto: NZ Herald)
Kapal Sparta yang terjebak (Foto: NZ Herald)
JAKARTA - Terjebaknya kapal Sparta yang membawa 16 anak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI), di Laut Antartika menimbulkan kekhawatiran. Tetapi kondisi WNI yang berada di kapal itu dikabarkan selamat.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Michael Tene, koordinasi tentang proses penyelamatan WNI tersebut berada pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington, Selandia Baru.

"KBRI di sana (Selanda Baru) sudah melakukan koordinasi dengan rescue team Selandia Baru (RCCNZ)," ucap Michael Telepon saat dihubungi lewat telepon kepada okezone, Senin, (19/12/2011).

"Info terbaru yang kami dapatkan, pagi ini pesawat rescue sudah menurunkan bantuan ke kapal," imbuh Tene.

Tene pun memastikan, seluruh ABK tidak dalam posisi terancam. "Para ABK saat ini dalam kondisi baik. Ada dua kapal (penyelamat) yang sudah dekat kapal tersebut. Tetapi kendalanya mereka saat ini mereka terhalang oleh es," jelasnya.

Kapal Sparta berbendera Rusia terjebak dalam es di Laut Antartika Jumat 16 Desember lalu. Kapal itu membawa 32 Anak Buah Kapal (ABK), 16 di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI), 15 ABK asal Rusia dan seorang dari Ukraina.

Kapal nelayan ini menabrak sebuah gunung es sekira 3.704 kilometer sebelah tenggara Selandia Baru, air dalam jumlah pun besar masuk ke dalam kapal nahas tersebut. Saat ini seluruh abk tengah berupaya keras memompa air keluar dari kapal.
(faj)
TWITTER »
twit