CANBERRA - Australia mengirimkan pesawat dan kapal untuk membantu proses pencarian sejumlah imigran yang hilang. Mereka hilang setelah sebuah perahu yang membawanya tenggelam di lepas pantai Indonesia.
Perahu tersebut tenggelam pada hari Sabtu 17 Desember sejauh 40 mil laut sebelah timur pulau Jawa. Lebih dari 30 orang berhasil diselamatkan. Namun laporan menunjukkan perahu itu membawa lebih dari 200 penumpang.
"operasi pencarian akan terus dilakukan sepanjang hari," ujar Menteri Dalam Negeri Australia Jason Clare seperti dikutip BBC, Senin (19/12/2011).
Menrutnya, petugas kepolisian Australia akan dikirimkan atas permintaan pemerintah Indonesia untuk membantu proses penyelidikan terkait insiden ini.
"Satu-satunya cara yang efektif untuk mengatasi ini adalah pasukan Ausralia dan Indonesia saling bekerja sama dengan erat," imbuhnya.
Para imigran yang berhasil diselamatkan telah berada dilautan selama beberapa jam sebelum akhinya mendapat perawatan di rumah sakit.
Ini adalah kali kedua kapal yang membawa imigran menuju Pulau Christmas tenggelam di perairan Indonesia. Para imigran mengaku mereka telah membayar ribuan dolar untuk dapat melakukan pelayaran menuju Christmas Island.
Christmas Island dikenal memiliki pusat penampungan suaka terbesar di Australia. Tahun lalu, sebanyak 50 pencari suaka tewas saat tengah menuju pulau itu akibat dihadang gelombang laut yang tinggi.
(faj)