Getting Time...

66 Jurnalis Tewas Terbunuh Tahun Ini

Fajar Nugraha
Kamis, 22 Desember 2011 08:56 wib
Ilustrasi: Reuters
Ilustrasi: Reuters
PARIS - 66 jurnalis dilaporkan terbunuh tahun ini dan sekira 1.044 lainnya diketahui ditahan. Jumlah ini dilaporkan oleh lembaga Reporters Without Borderes (RSF) yang dikeluarkan hari ini.

RFS menyebutkan negara-negara seperti Suriah, Mesir dan Libya merupakan negara-negara yang dianggap berbahaya bagi para pekerja media.

"Protes di jalan seperti di Yunani, Belarusia, Uganda dan Cile serta Amerika Serikat (AS) dianggap paling bertanggung jawab atas peningkatan dramatis dari penangkapan wartawan. Dari 535 penangkapan di 2010 hingga 1.044 di 2011," pernyataan RSF seperti dikutip AFP, Kamis (22/12/2011).

Lembaga yang meneliti kebebasan pers ini pertama kalinya menyebutkan 10 tempat paling berbahaya di dunia untuk media. Tempat-tempat itu termasuk Ibu Kota Mesir, Kairo hingga Misrata di Libya. Selain itu Distrik Khuzdar di Pakistan selatan juga dianggap paling berbahaya.

RFS menyatakan, tahun ini adalah tahun yang paling sering diwarnai kerusuhan. Termasuk diantaranya revolusi yang terjadi di Arab yang mengakibatkan jatuhnya kekuasaan dari beberpa diktator Arab. 

Selain itu, lembaga yang berkedudukan di Prancis tersebut menyebutkan jumlah penangkapan terhadap jurnalis terus meningkat hingga 16 persen dibandingkan tahun lalu.
(faj)
TWITTER »
twit