Getting Time...

Rp90 M untuk Kepala Penyandang Dana Al Qaeda Ini

Fajar Nugraha
Jum'at, 23 Desember 2011 09:34 wib
Ilustrasi: Reuters
Ilustrasi: Reuters
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan hadiah uang sebesar USD10 juta atau sekira Rp90 miliar (Rp9.050 per USD) bagi siapapun dapat memberikan informasi keberadaan Yasin al-Suri. Pria tersebut diketahui sebagai penyandang dana bagi Al Qaeda.

Hadiah uang itu ditawarkan pertama kali kepada penyandang dana Al Qaeda. Ini ditujukan untuk merusak jaringan keuangan bagi Al Qaeda yang beroperasi dari perbatasan Iran sejak 2005. Al-Suri sendiri dicurgai mengalirkan dana kepada kelompok teroris itu dari Iran.

"Berdasarkan perjanjian antara Al Qaeda dan Pemerintah Iran, Al-Suri membantu memindahkan uang dan merekrut anggota bagi Al Qaeda. Uang itu dipindahkannya dari Iran kepada negara tetangga," ucap pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Robert Hartung, seperti dikutip Reuters, Jumat (23/12/2011).

Hartung mengatakan Al-Suri yang berasal dari Suriah, juga dikenal dengan nama Ezedin Abdul Aziz Khalil. 

Pada awalnya Kementerian Keuangan AS sebelumnya memasukan Al-Suri ke dalam daftar hitam mereka. Selain Al-Suri lima orang lain yang berada dalam Al Qaeda juga turut masuk dalam daftam hitam, mereka pun dianggap sebagai jaringan langsung antara Iran dengan Al Qaeda.

Bagi Hartung, jaringan yang dibangun oleh Al-Suri memberikan ruang untuk menyalurkan uang dan calon anggota baru disekitar Timur Tengah, kepada pemimpin Al Qaeda di Afghanistan, Pakistan dan Irak.

"Dirinya adalah teroris yang bekerja bagi Al Qaeda yang didukung oleh Pemerintah Iran. Sebagai penyandang dana bagi jaringan teroris Al Qaeda, dirinya dianggap membahayakan bagi kepentingan Amerika Serikat," jelas Hartung.
(faj)
TWITTER »
twit