Getting Time...

Gorbachev: Putin Memalukan!

Aulia Akbar
Jum'at, 23 Desember 2011 21:06 wib
Foto : Mikhail Gorbachev (AP)
Foto : Mikhail Gorbachev (AP)
MOSKOW - Mantan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengatakan, dirinya malu melihat Perdana Menteri Vladimir Putin dan Presiden Dmitry Medvedev menangani aksi demonstrasi di Rusia.

"Ini sangat memalukan dan sangat memalukan. Saya merasa terikat dengan Putin saat pertama kali dirinya memimpin Rusia. Saya selalu mendukungnya dengan aktif di mana pun," ujar Gorbachev, seperti dikutip Times Live, Jumat (23/12/2011).

Peraih Nobel Perdamaian itu juga mengatakan, Putin dan Medvedev sudah kehilangan kepercayaan sebagai seorang politisi karena menolak untuk menjawab segala bentuk pertanyaan terkait pemilihan umum Rusia yang dimenangkannya.

Mantan Pemimpin Uni Soviet juga sempat mendesak para warga Rusia agar tidak memilih Partai Persatuan Rusia yang menjadi kendaraan politik Putin dan Medvedev. Putin juga berniat untuk kembali lagi menjadi Presiden Rusia untuk kesekian kalinya.

Berdasarkan perubahan undang-undang Rusia, Presiden Rusia akan dipilih dan bertugas dalam masa jabatan enam tahun untuk satu priode. Bila Putin memang memenangkan pemilihan Presiden Rusia 2012 dan terpilih lagi untuk priode kedua, tak menutup kemungkinan mantan pejabat intelijen Rusia itu akan berkuasa hingga 2024 di Negeri Beruang Merah.

Saat ini, Rusia juga harus menghadapi gelombang demonstrasi yang akan segera muncul di Moskow. Sebanyak 40 ribu orang dikabarkan akan hadir dalam demonstrasi besar yang akan diselenggarakan besok. Kandidat Presiden Rusia yang menjadi saingan Putin juga dipastikan hadir dalam aksi protes itu.(rhs)
TWITTER »
twit