Getting Time...

Pria Prancis Dibui Akibat Pukul Bidan Pembuka Cadar

Fajar Nugraha
Sabtu, 24 Desember 2011 13:40 wib
PARIS - Seorang pria terpaksa mendekam di penjara Prancis, setelah memukuli bidan yang hendak membuka cadar dari yang dipakai istrinya. Insiden terjadi saat bidan itu hendak memeriksa kesehatan istrinya.

Nassim Mimoune, sebelumnya dilarang untuk masuk ke dalam ruangan pemeriksaan di Rumah Sakit Marseille. Dirinya menyebut seorang bidan perempuan yang hendak melakukan pemeriksaan kandungan dari istrinya. Demikian diberitakan Fox News, Sabtu (24/12/2011).

Istrinya yang tengah dalam kondisi kontraksi selama dua hari, memohon agar suaminya mengizinkan pemeriksaan dilakukan. Tetapi, justru pria berusia 24 tahun mengancam akan menceraikan sang istri bila pemeriksaan dilanjutkan. 

Saat bayinya mulai lahir, Mimoune kemudian dibawa ke ruangan lain untuk melihat kelahiran anaknya. Namun, dirinya langsung marah besar saat melihat bidan berusaha membuka cadar yang dipakai istrinya.

Kemudian dia lari ke dalam ruangan persalinan dan mendobrak pintu yang di kunci dan langsung melayangkan pukulan kepada bidan itu. Pekerja bangunan dari Paris itu pun menyuruh sang bidan untuk memasang kembali cadar yang digunakan istrinya.

Akhirnya, pihak rumah sakit pun melaporkan kejadian ke pihak polisi. Dirinya ditangkap dan didakwa melakukan tindakan kekerasan. Padahal saat itu, istrinya tengah berjuang untuk melahirkan seorang anak laki-laki dengan sehat.

Polisi pun memberikan hukuman penjara enam bulan terhadao Mimoune. Pihak pengadilan menganggap Mimoune terlalu menganggap tinggi dogma agamanya di atas hukum Prancis. Hal ini dianggap melanggar hukum Prancis.

Mimounes pun meminta maaf di ruang pengadilan. dirinya opun mengakui perbuatannya telah membahaykan naknya yang belum lahir saat itu.
(faj)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit