Getting Time...

AS: 2 Tahun Lagi, Misil Korut Berhulu Ledak Nuklir

Aulia Akbar
Rabu, 28 Desember 2011 08:01 wib
Foto : Misil Korut (wsj)
Foto : Misil Korut (wsj)
WASHINGTON - Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) mengatakan, dua tahun yang akan datang, misil balistik Korea Utara (Korut) akan dilengkapi dengan hulu ledak nuklir yang sangat berbahaya.

Salah seorang anggota Kongres AS Larry Niksch menilai, senjata nuklir Korut akan mengguncang Asia Timur dan akan menjadi ancaman bagi AS dan sekutunya. Korut sebelumnya juga diklaim tengah membangun senjata yang sanggup menjangkau Paman Sam.

Belakangan ini, Korut sering melakukan uji coba misil serta program nuklirnya yang konon kabarnya dibantu oleh Iran.

"Bila uji coba itu sukses, mereka (Korut) sanggup untuk membangun senjata nuklir dalam beberapa tahun ke depan. Kami juga belum mengetahui bagaimana kelancaran dari proses pengayaan uranium Korut," ujar seorang ahli nuklir Siegfried Hecker, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/12/2011).

Menurut intelijen AS, Korut memiliki 30 hingga 50 kilogram plutonium, yang dapat digunakan untuk membangun senjata nuklir. Pyongyang sendiri pernah berencana untuk membuat bom nuklir saat mereka menutup fasilitas produksi plutoniumnya di Yongbyon pada Juli 2007 lalu.

"Korut mungkin akan menghentikan program nuklirnya karena ingin memperbaiki hubungan dengan AS, namun Korut tampaknya tidak berniat untuk melucuti senjata nuklir yang sudah mereka bangun,"ujar pejabat militer AS Letnan Jendral Ronald Burgess.

Pada Oktober 2006 dan Juni 2009, Korut mengadakan uji coba nuklirnya dengan menggunakan misilnya. Misil Korut itu pun mendarat di Laut Jepang dan mengkhawatirkan negara-negara tetangganya.

Pascawafatnya Pemimpin Korut Kim Jong Il, Jepang mendesak China untuk mengadakan dialog demi menindaklanjuti Korut, karena persenjataan negeri komunis itu tampak menakutkan bagi negara-negara di Asia Timur.(rhs)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit