Getting Time...

Polisi China Tembak 7 Anggota Teroris

Fajar Nugraha
Kamis, 29 Desember 2011 13:20 wib
BEIJING - Kepolisian China berhasil melumpuhkan tujuh orang yang disebut sebagai anggota teroris. Penembakan ini dimaksudkan untuk membebaskan warga diculik oleh ketujuh orang itu.

Menurut pihak media setempat, polisi terpaksa melepaskan tembakan setelah mendapatkan perlawanan dari pihak teroris itu di Hotan. Saat itu mereka tengah berusaha mengkahiri drama penculikan terhadap dua orang warga. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (29/12/2011).

Pada akhirnya kedua sandera itu berhasil dibebaskan, sementara ketujuh pelaku tewas diterjang peluru. Sementara empat orang pelaku penculikan lainnya diketahui terluka dan empat lainnya ditahan oleh pihak berwenang.

Tidak jelas ketujuh pelaku itu berasal dari kelompok teroris mana. Pihak berwenang sendiri tidak menjelaskan secara rinci bukti yang menunjukan bahwa mereka adalah kelompok teroris.

Wilayah Hotan sendiri adalah pusat ketegangan antar etnis Han dan etnis Uighurs yang mayoritasnya beragama Islam. Beberapa warga Uighur bahkan terus menyuarakan separatisme dari kekuasaan China. 
(faj)
  • sambafans » 0 Tanggapan
    woi texas teroris ya teroris, jangan bawa2 aga*a. malah ane setuju ma sejarawan. gni u bela2in teroris. klo u yg di sikat teroris ntar bru u protes. cingcong lo
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sejarawan » 0 Tanggapan
    Ayoooh...Indonesia belajar seperti Cina...yg namanya Teroris atau Pengacau di dlm negeri...jgn takut, jgn Ragu...tembak saja, jgn perdulikan HAM....karena HAM...cuma Omong Doang...orang yg kena Bom Teroris...nyawa sdh melayang...Apakah HAM, bisa mengembalikan Nyawa mereka atau HAM bisa ganti rugi Materi atau yang lainnya ??? seperti Amerika yg menciptakan peperangan....byk korban nyawa sipil tak berdosa...kenapa HAM tdk Berani...mengadilinya di Makamah Internasional....sampai hari knk saja...tak Ada satupun HAM yg bisa melakukanya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • texas46 » 0 Tanggapan
    kalo pelakunya berdekatan dengan daerah m****m pasti ditulis teroris..kalo non m****m paling cuma ditulis kasus penculikan...hehehe.. media yang aneh
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit