Getting Time...

Venezuela Negara Paling Berbahaya di Amerika Selatan

Khairisa Ferida
Kamis, 29 Desember 2011 13:16 wib
Foto: AFP
Foto: AFP
CARACAS - Menjelang akhir tahun 2011, kabar buruk muncul dari Venezuela. Sekira 19.336 orang dilaporkan tewas dalam kasus pembunuhan dan tindak kekerasan lainnya tahun ini.

Jumlah kekerasan tersebut dikabarkan mengalami peningkatan dibandingkan tingkat kekerasan tahun lalu. Untuk tahun 2011, dilaporkan rata-rata 53 orang tewas setiap harinya.

Angka tersebut menempatkan Venezuela sebagai negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di Amerika Selatan. Angka ini bahkan empat kali lipat melebihi Meksiko.

Lembaga Pemerhati Tindak Kekerasan Venezuela (VVO) mengatakan, mereka akan mengangkat kasus ini sebagai isu utama dalam pemilu tahun depan.

"Kami harus memberitahukan pemerintah bahwa jumlah korban tewas tahun ini merupakan yang paling dashyat sepanjang sejarah," ujar VVO dalam laporannya seperti dikutip BBC, Kamis, (29/12/2011).

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa universitas di Venezuela, rata-rata kasus pembunuhan mencapai 67 per 100 ribu penduduk dalam tahun ini.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan angka kekerasan di Kolombia yang mencapai 32 kasus per 100 ribu warga, serta Meksiko dengan 14 kasus per 100 ribu.

Para pengamat mengatakan tindak kekerasan meningkat sejak tahun 1999, ketika Presiden Hugo Chavez mulai berkuasa. Pengamat mensinyalir meningkatnya tindak kekerasan dan pembunuhan dipicu oleh pengampunan pemerintah terhadap pelaku kekerasan.

Tingginya tingkat kepemilikan senjata dinilai juga ikut mempengaruhi meningkatnya faktor kekerasan dan pembunuhan yang terjadi di Venezuela.

Pada bulan November lalu, Presiden Chavez telah mengumumkan pembentukan tentara Garda Rakyat untuk meningkatkan keamanan publik.

Tentara Garda Rakyat akan dikerahkan untuk membantu pihak kepolisian. Mereka akan ditempatkan di jalan-jalan Kota Caracas dimana tingkat kriminalitas cukup tinggi.
(rhs)
TWITTER »
twit