HANOI - Pemerintah Vietnam mengeluarkan pengakuan mencengangkan atas kasus penyakit mulut dan kuku. Dikabarkan virus dari penyakit itu sudah menewaskan 166 warga tewas, sebagian besar dari korban ada anak-anak berusia di bawah lima tahun.
Seperti dilansir Associated Press, Jumat (30/12/2011), selain menewaskan 166 jiwa virus itu juga terinfeksi pada lebih dari 110 ribu warga dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Namun menurut Kementerian Kesehatan Vietnam, tingkat infeksi menurun sejak September lalu. Dilaporkan tingkat infeksi menurun dari 3.000 per pekan menjadi 1.500 per pekan di bulan Desember.
Virus berbahaya ini sepertinya memang mengakibatkan infeksi lebih dari 15 ribu anak-anak di Vietnam tiap tahunnya. Selain itu, virus juga menyebabkan kematian pada 20 hingga 30 anak-anak.
Sebagian besar orang memang mampu pulih setelah tubuh mereka dilanda demam tinggi dan dan ruam-ruam pada kulit mereka.
Pihak Kementerian Kesehatan Vietnam juga membela diri bahwa angka tersebut tidak bisa dibandingkan dengan jumlah tahun kemarin. Ini disebabkan pemerintah telah mengumpulkan data menyeluruh mengenai penyakit ini pada tahun-tahun sebelumnya.
Penyakit Mulut dan Kuku atau biasa disebut PMK merupakan penyakit epizootika yang menyerang ternak besar, terutama sapi dan babi.
Penyakit ini disebabkan oleh virus dari familia Picornaviridae. Daya tular penyakit ini sangat tinggi, dan dapat menulari rusa, kambing, domba, serta hewan berkuku genap lainnya. Gajah, mencit, tikus, dan babi hutan juga dapat terserang.
Banyak pihak yang menilai penyakit ini jarang menyerang manusia, tetapi pada kenyataan virus dari penyakit dapat menyerang manusia dan bahkan menyebabkan kematian.
(faj)