Getting Time...

Korut Ekspor Komponen Senjata Kimia ke Suriah

Fajar Nugraha
Kamis, 05 Januari 2012 19:46 wib
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) diduga keras mengirimkan bahan penting yang diperuntukan bagi senjata kimia kepada Suriah 2009 lalu. Laporan ini makin menguatkan dugaan bahwa Korut memang memiliki senjata berbahaya.

Komponen yang dikirimkan oleh Korut tersebut diketahui sebagai bahan tambahan yang bisa menimbulkan reaksi kimia. Laporan ini sendiri didasarkan pada penemuan ampul kimia di sebuah kapal kargo berbendera Liberia, yang ditahan oleh pihak berwenang Yunani, November 2009 silam.

Saat diselidiki, kapal kargo tersebut ternyata berlayar dari Korut dengan tujuan Suriah. Sontak penemuan tersebut langsung menimbulkan kecurigaan bahwa Korut memang memiliki senjata kimia. Demikian diberitakan International Business Times, Kamis (5/1/2012).

Tuduhan ini tentunya makin memperburuk posisi Korut yang sebelumnya mendapatkan kritikan pedas, karena menjual misil balistik ke Iran, Suriah dan Libya. 

Memberikan bantuan senjata kepada rezim Presiden Bashar al-Assad tentunya sebuah langkah yang dinilai salah, terlebih lagi di saat Assad saat ini tengah disorot atas kekerasan terhadap rakyatnya sendiri.

Kini panel para ahli yang diisi oleh Jepang dan Korea Selatan (Korsel) akan melancarkan penyelidikan atas laporan tersebut. Tidak disebutkan waktu dari penyelidikan itu.

Korut dan Suriah bukanlah negara yang menjadi meratifikasi Konvensi Senjata Kimia. Negara anggota konvensi tersebut melarang anggotanya untuk memproduksi ataupun menimbun senjata kimia.

Selama ini Korut memang dianggap sebagai salah pemasok senjata, teknologi dan peralatan tempur kepada tiap negara di Timur Tengah yang tertimpa konflik. Korut juga dikritik sebagai negara yang memicu ketidakstabilan di wilayah itu dengan pasokan senjata mereka.
(faj)
TWITTER »
twit