CIUDAD VICTORIA - Pihak berwenang Meksiko melaporkan 31 tahanan tewas akibat kerusuhan yang terjadi dalam penjara. Kerusuhan ini terjadi di penjara Altamira, Tamaulipas yang dikenal sebagai wilayah operasi kartel narkoba.
Kerusuhan terjadi antara para tahanan yang menggunakan senjata pisau buatan, pada Rabu 4 Januari kemarin. Penjaga baru berhasil mengendalikan keadaan beberapa jam setelah kerusuhan berlangsung.
"Selain menewaskan 31 tahanan, insiden ini juga menyebabkan 13 tahanan lainnya terluka," ucap pihak berwenang Meksiko seperti dikutip Associated Press, Kamis (5/1/2012).
Polisi masih belum mengetahui apa penyebab pasti kerusuhan ini. Tetapi mereka mencurigai hal ini tidak terlepas dari peran kartel narkoba yang beroperasi di Tamaulipas.
Kelompok kartel narkoba memang dikenal mengendalikan rute penyelundupan sepanjang perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat (AS). Seringkali, persaingan antar kartel menyebar hingga masuk ke dalam penjara, di mana para anggota kartel juga membangun kekuatannya.
Kerusuhan penjara di Tamaulipas bukanlah yang pertama kalinya terjadi. Oktober tahun lalu, 20 tahanan dilaporkan tewas dalam kerusuhan. Sementara pada bulan Juli, 17 tahanan juga dikabarkan tewas dalm kerusuhan di penjara Ciudad Juarez.
Lebih dari 46 ribu orang tewas di Meksiko dalam perang melawan kartel narkoba yang dicanangkan oleh Presiden Felipe Calderon sejak 2006 lalu. Hingga kini, kelompok kartel masih terus memberikan perlawanan sengit terhadap pasukan pemerintah.
(faj)