Tibet Minta Otonomi ke China

Jum'at, 06 Januari 2012 16:16 wib | Aulia Akbar - Okezone

Foto : PM Tibet Lobsang Sangay (AP) Foto : PM Tibet Lobsang Sangay (AP) GAYA - Perdana Menteri Tibet Lobsang Sangay mendesak China agar memberikan otonomi ke wilayahnya seperti halnya yang dilakukan China ke Macau dan juga Hong Kong.

"Mengapa warga Tibet tidak diberikan otonomi, namun China memberikan otonomi khusus ke Hong Kong dan Macau. Apakah China juga akan memberinya ke Taiwan? Saya rasa kami dibedakan dari dengan China oleh karena itulah kami tidak mendapatkan otonomi," ujar Sangay, seperti dikutip ANI, Jumat (6/1/2012).

Sejak beberapa dekade, Pimpinan Spiritual Tibet Dalai Lama dan Pemerintah China kerap mengalami perselisihan terhadap kasus Tibet. China sudah menduduki Tibet pada 1950 silam dan China dikabarkan melakukan penindasan terhadap warga Tibet serta membuat Dalai Lama hidup dalam pengasingan.

"Sebagai negara Asia, India, Pakistan, dan Thailand, serta China berhutang pada Tibet karena mereka meminum air dari Tibet. Saat ini, kalian harus membayarnya dengan uang karena kami sudah menyediakan air gratis pada kalian selama berabad-abad. Saat ini, populasi warga di China juga semakin padat dan mereka pun membutuhkan air dari Tibet," tambahnya.

Tibet merupakan satu wilayah di pinggir barat China yang berbatasan dengan kawasan Asia Selatan dan Tengah. Tibet juga sering disebut sebagai Menara Air Asia semenjak Dataran Tinggi Qinghai masih menjadi sumber air mineral bagi Negeri Panda itu. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »