BERLIN - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) menderita luka parah akibat diserang oleh kelompok rasis Neo-Nazi di Jerman. Pria berusia 23 tahun itu diserang pekan lalu di Berlin.
Korban yang tidak diketahui identitasnya tersebut, mengalami serangan parah dari beberapa pria di Distrik Prenzlauer Berg, Berlin. Pelaku penyerangan mencoba memprovokasi korban dengan komentar rasis dan pada akhirnya justru memukuli korban meski dirinya sudah terjerembab di tanah.
Dilaporkan, WNI itu ditendang pada bagian kepala yang hampir saja menyebabkan lehernya patah. Puas memukuli korban, pelaku penyerangan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Seperti dilansir Kantor Berita IRNA, Selasa (10/1/2012), hingga berita ini diturunkan, korban dikabarkan tengah dijadwalkan untuk menjalani operasi.
serangan brutal yang berbau rasis di Jerman marak terjadi beberapa tahun terakhir. Namun Pemerintah Kanselir Jerman Angela Markel mencoba untuk meredam permasalahan serius ini.
Sebagian besar serangan rasis ini dilakukan oleh pemuda pengangguran yang tergabung dalam kelompok neo-Nazi. Mereka umumnya tinggal di wilayah Jerman Timur yang dahulu dikuasai oleh pihak komunis.
Pemerintah Jerman dikecam keras, karena tidak berupaya keras mengatasi kekerasan yang dilakukan kelompok sayap kanan ini. Mereka umumnya mengincar warga asing dan aktivis sayap kiri.
Parahnya lagi, pemuda neo-Nazi ini makin berani melakukan aksinya, mengetahui bahwa polisi tidak akan mendakwa mereka dengan aksi kekerasan. Sebagian besar dari pemuda yang melakukan aksi kekerasan ini, lebih sering dikaitan dengan kejahatan remaja.
(faj)