Getting Time...

Napi Jepang Ternyata Kabur Hanya dengan Celana Dalam

Aulia Akbar
Kamis, 12 Januari 2012 14:29 wib
Ilustrasi : justice4stephen
Ilustrasi : justice4stephen
HIROSHIMA - Seorang narapidana (napi) di Jepang Li Guolin yang divonis 23 tahun penjara, ternyata melarikan diri hanya dengan mengenakan celana dalam berwarna putih.

Peristiwa larinya seorang napi, Li Guolin, dari penjara Hiroshima itu menjadi yang pertama kalinya sejak dua dekade silam. Pada saat itu, Li tengah mencopot seragam narapidananya di penjara. Li dan memanjat sebuah perancah yang sering digunakan petugas konstruksi bangunan untuk memanjat dinding penjara.

"Li terjatuh, namun dirinya berhasil melarikan diri," ujar seorang sipir penjara, seperti dikutip AFP, Kamis (12/1/2012).

Li yang berusia 40 tahun itu merupakan seorang buronan yang diincar oleh kepolisian Jepang. Pelarian Li dari penjara Hiroshima tampak memenuhi siaran berita di Jepang. Para warga pun tampak gelisah dengan kaburnya Li dari penjara karena Li adalah seorang pembunuh.

Seorang perempuan tua di Hiroshima bahkan tidak bisa tidur dengan tenang ketika mendengar berita kaburnya Li. Dirinya langsung mengunci rumahnya dan berjaga-jaga.

Larinya seorang napi dari penjara merupakan hal yang langka di Jepang. Hal itu disebabkan karena penegakkan hukum yang tergolong cukup efektif. Peristiwa yang sama terjadi pada 1990 silam.

Hampir 800 anggota polisi ditugaskan untuk memburu tahanan tersebut. Mereka juga melakukan penjagaan ketat di sekitar stasiun kereta dan melakukan penyisiran wilayah dengan bantuan anjing pelacak.(AUL)
TWITTER »
twit