AS-Asean Perkuat Kerja Sama Hak Kekayaan Intelektual
Khairisa Ferida
Jum'at, 13 Januari 2012
17:35 wib
PHNOMPENH - Association of South East Asian Nation (Asean) dan Lembaga Hak Paten Amerika Serikat (USPTO) hari ini mengakhiri pelatihan mengenai perlindungan hak kekayaan intelektual di Phnompenh, Kamboja. Pelatihan tersebut ditujukan untuk saling berbagi pengalaman mengenai masalah hak paten.
Pertemuan yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN dengan dukungan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kamboja ini diikuti oleh 25 pejabat yang berasal dari ASEAN. Pertemuan ini juga berlangsung atas kerja sama dari Departemen Kekayaan Intelektual Kementerian Perdagangan Kamboja, Sekretariat Asean dan Kedubes AS di Kamboja.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh dua pembicara dari USPTO global Scott Baldwin dan Cynthia Henderson yang memimpin lokakarya pada 11 hingga 13 Januari. Atase Kekayaan Intelektual USPTO untuk kawasan Asia Tenggara Peter N. Fowler juga turut berpartisipasi dalam forum ini.
Pertemuan ini memungkinkan para pengacara dan pejabat USPTO untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam praktek pemeriksaan hak kekayaan intelektual. Para pembicara memfokuskan presentasi mereka melalui pelatihan untuk mengevaluasi isu-isu pemeriksaan terhadap merek dagang. Termasuk dalam menghadapi berbagai masalah yang mungkin timbul.
"Amerika Serikat dan ASEAN baru-baru ini memulai pelaksanaan rencana aksi lima tahun. Rencana ini dirancang tahun lalu, ASEAN meminta agar USPTO melanjutkan program-program regional pelatihan sebagai bentuk dukungan kami terhadap Masyarakat Ekonomi ASEAN," ujar Duta Besar AS untuk ASEAN David Carden seperti dikutip dalam rilis yang dikeluarkan oleh Perwakilan Tetap AS untuk Asean kepada Okezone, Jumat, (13/1/2012).
Lebih lanjut Carden mengatakan, perlindungan hak intelektual dan penegakan hukum terhadap kekayaan intelektual akan sangat membantu untuk meningkatkan iklim investasi dan pembangunan ekonomi di ASEAN.
"Kamboja dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN 2012 menyambut gembira diadakannya lokakarya ini. Pertemuan ini mencerminkan kemajuan kerjasama yang positif antara ASEAN dan AS," ujar Dubes Kamboja untuk ASEAN Kan Pharidh.(rhs)