Getting Time...

Liga Arab Peringatkan Perang Saudara di Suriah

Fajar Nugraha
Jum'at, 13 Januari 2012 11:02 wib
Militer Suriah (Foto: Reuters)
Militer Suriah (Foto: Reuters)
DAMASKUS - Ketua Liga Arab Nabil Elaraby mengatakan kekhawatirannya bahwa perang saudara akan terjadi di Suriah. Bila hal ini terjadi tentunya dapat mempengaruhi negara tetangganya.

Peringatan dari Liga Arab ini dikeluarkan setelah beberapa waktu lalu tim pemantau Liga Arab gagal melakukan tugasnya untuk meredam kekerasan yang terjadi di Suriah. 

Bahkan kredibilitas Liga Arab saat ini tengah dirudung masalah, sejak beberapa anggota mereka memutuskan untuk keluar dari keanggotaan tim pemantau. 

Anggota pemantau dari Aljazair memutuskan untuk keluar dari keanggotan, karena kegagalan tugas mereka mengurangi aksi kekerasan dari Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

"Saya khawatirkan perang saudara dapat saja berlangsung di Suriah. Melihat dari kondisi yang tengah terjadi saat ini," ungkap Ketua Liga Arab Nabil Elaraby seperti dikutip Reuters, Jumat (13/1/2012).

"Setiap masalah yang terjadi di Suriah akan menimbulkan konsekuensi kepada negara tetangga," imbuhnya.

Elaraby menggambarkan bahwa kondisi yang terjadi di Suriah memang mengkhawatirkan. Tetapi jelas bahwa jumlah pembunuhan yang terjadi menurun dengan kehadiran para pemantau.

Sementara pihak oposisi Suriah menilai tim pemantau itu justru hanya memberi ruang bagi Presiden Assad untuk menghancurkan aksi protes anti-pemerintah yang sudah berlangsung sejak Maret. 

Untuk saat ini, para menteri Liga Arab akan menentukan apakah ada keuntungan untuk meneruskan tim pemantau. Sementara tim pemantau sudah mulai kembali bekerja  pada Kamis 12 Januari kemarin. 
(faj)
TWITTER »
twit