TOKYO - Pihak Kepolisian Jepang berhasil menangkap kembali tahanan berkewarganegaraan China yang kabur dari sebuah penjara Prefektur Hiroshima. Saat melarikan diri, tahanan itu hanya menggunakan celana dalam berwarna putih.
Polisi menangkap Li Guolin yang menjalani hukuman penjara 23 tahun, yang
kabur dari penjara saat dirinya menjalani pemeriksaan rutin di penjara. Ia melarikan diri saat tengah mencopot seragam narapidananya di penjara.
Li dan memanjat sebuah perancah yang sering digunakan petugas konstruksi bangunan untuk memanjat dinding penjara. Ia kemudian kabur dengan memanjat dinding penjara, yang tengah menjalani perbaikan. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (13/1/2012).
Penangkapan Li berlangsung di dekat sebuah sekolah di Hiroshima. Saat itu dirinya menggunakan pakaian lengkap berupa jaket dan topi ski yang menutupi wajahnya. Diduga pakaian itu dicurinya usai melarikan diri.
Bebasnya pria asal China itu menimbulkan kekhawatiran terhadap warga setempat. Mereka takut bila pria yang dinyatakan bersalah melakukan tindakan pembunuhan ini, membuat aksi kekerasan terhadap warga.
Selama pelariannya, polisi Jepang mengerahkan sekira 800 petugas untuk menangkap pria berusia 40 tahun tersebut. Kaburnya Li merupakan kejadian pertama sejak 1989 lalu.
(faj)