Getting Time...

Pakai Jilbab, Ratu Belanda Dikecam Politisi Anti-Islam

Aulia Akbar
Jum'at, 13 Januari 2012 10:15 wib
Foto : Ratu Beatrix di Oman (AFP)
Foto : Ratu Beatrix di Oman (AFP)
MUSKAT - Pimpinan dari partai anti-Islam Belanda mengecam penampilan dari Ratu Beatrix yang mengenakan busana Muslim saat mengunjungi masjid di Oman dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pada saat berkunjung ke negara Teluk itu, Ratu Beatrix tampak mengenakan busana Muslim dan juga jilbab. Penampilan itu ditujukan sebagai rasa hormatnya ketika mengunjungi tempat ibadah di Oman dan UEA.

Ratu Beatrix juga tampak menanggapi pertanyaan para wartawan tentang adanya komentar dari anggota Parlemen Belanda Geert Wilders terkait busana Muslim dan jilbab yang dikenakannya pada saat ke Abu Dhabi, UEA. Wilders menilai, pakaian itu merupakan simbol penindasan terhadap perempuan.

Wilders merupakan seorang politisi anti-Islam yang cukup terkenal di Belanda. Dirinya kerap mengecam busana Muslim dan pembangunan masjid. Pemerintah Belanda sendiri juga berniat akan melakukan pelarangan baju Muslim jenis burqa di Belanda.

Politisi anti-Islam itu juga sempat mengkritik Ratu Beatrix yang sempat berpidato tentang isu lingkungan. Wilders menyebut, Ratu Beatrix diam-diam berubah haluan politik.

Meski demikian, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte langsung membela sang ratu pada saat menjawab pertanyaan dari Wilders.

"Ketika Yang Mulia mengunjungi tempat ibadah, pakaian yang dikenakan harus sesuai guna menghormati umat Islam," ujar Rutte, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (13/1/2012).(AUL)
  • kantawyn » 1 Tanggapan
    a**h jgn sok ngomong. coba za kerja di a**b saudi, kalo gx satu agama di sana bisa digorok, gx ada namanya toleransi.....titik
    • di_di
      Mata mu gak lihat .. kamu hanya dengar nya berita miring ... emang busuk loe... di sana toleransi nya pemerintah terhadap agama lain malah di perhatikan ... asal kan berbuat yang sopan aja ... klo loe mungkin yang masuk emang muka loe gak beradab ... dasar kelakuan kamu itu yang kayak b******g .. !! dasar k***r !!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • StiA » 0 Tanggapan
    Memang sharusnya kita sling menghormati antar pmeluk agama lain. Begitu jga yg d lakukan ratu Belanda memang benar.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kombat » 0 Tanggapan
    begitulah watak orang eropa yg ktanya demokrasi,,tp g pernah bsa menghargai orang,,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit