Getting Time...

Warga Jepang Lakukan Protes Anti-Nuklir

Aulia Akbar
Sabtu, 14 Januari 2012 17:01 wib
Foto : Korban tragedi Fukushima (fukushimatragedy)
Foto : Korban tragedi Fukushima (fukushimatragedy)
TOKYO - Sekira dua ribu warga Jepang membanjiri jalanan Yokohama pada hari ini, mendesak Pemerintah Jepang agar menghentikan penggunaan energi nuklir seiring dengan adanya bencana maut 11 Maret 2011.

"Kami tidak membutuhkan energi nuklir, kembalikan rumah kami. Lindungilah anak-anak kami," ujar para demonstran, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/1/2012).

Aksi protes besar-besaran itu diorganisir oleh beberapa aktivis lingkungan dan anti-nuklir di Jepang. Banyak warga Jepang dari Prefektur Fukushima juga hadir dalam demonstrasi itu.

Jepang sebelumnya berniat untuk menjadikan nuklir menjadi sumber utama sektor energinya pada 2030 mendatang demi mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemandirian Jepang dalam sektor energi, mengingat Negeri Sakura tersebut bukanlah negeri penghasil minyak.

Meski demikian, sentimen warga Jepang terhadap energi nuklir tampaknya meningkat pascaterjadinya tragedi bencana. Banyak warga Jepang yang sengsara dan putus asa setelah bencana alam pada Maret 2011 terjadi.

Selain menewaskan 21 warga, bencana maut itu membuat para peternak sapi bahkan tidak dapat menjual daging-daging yang diproduksinya karena dianggap sudah tercemar radiasi.

Hingga saat ini, wilayah Fukushima juga kerap dilanda gempa bumi, meskipun gempa bumi itu tidak sebesar, seperti apa yang terjadi pada Maret 2011.(AUL)
TWITTER »
twit