TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda saat ini tengah berjuang untuk meloloskan aturan baru mengenai pajak. Uniknya, bak seorang bajak laut, Noda datang dengan penutup mata dan bersiap menghadapi gempuran para anggota partainya.
Datang dengan kondisi mata yang hitam legam, tentunya mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Noda memasuki ruang pertemuan yang dipenuhi oleh anggota partainya, Partai Demokratik.
Tampak jelas tali yang menyangga penutup mata tersebut, sementara matanya yang hitam tertutup oleh penutup yang membuatnya bak seorang bajak laut. Sontak penampilannya itu meriuhkan ruang pertemuan dan para anggota partai pun bertanya-tanya apa yang terjadi padanya.
"Saya menabrak sesuatu," jelas Noda kepada wartawan sambil tersipu malu, seperti dikutip AFP, Senin (16/1/2012).
Menurut laporan beberapa media Jepang, PM Noda terjatuh saat berjalan di tempat yang gelap di rumahnya. Saat itu, dirinya baru saja kembali dari makan malam dengan beberapa pelaku bisnis.
Tidak ada laporan bahwa dirinya tengah dalam kondisi mabuk saat terjatuh. Tetapi memang sudah menjadi kebiasaan, di saat pertemuan informal rakyat Jepang suka sekali mabuk.
Diharapkan penampilannya saat ini tidak akan mempengaruhi upayanya untuk meloloskan undang-undang reformasi pajak Jepang. Dalam pertemuan tersebut, Noda akan memaparkan langkah-langkah reformasi pajak dari pemerintahannya.
Tentunya, Noda akan berupaya keras akan reformasinya ini dapat diloloskan. Tentunya, tidak akan sia-sia bila penampilan garangnya tersebut dapat mempengaruhi dukungan dari partainya.
(faj)