Getting Time...

Perdana Menteri "Bajak Laut" Sita Perhatian di Jepang

Fajar Nugraha
Senin, 16 Januari 2012 19:49 wib
PM Noda dengan penutup mata (Foto: AFP)
PM Noda dengan penutup mata (Foto: AFP)
TOKYO -  Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda saat ini tengah berjuang untuk meloloskan aturan baru mengenai pajak. Uniknya, bak seorang bajak laut, Noda datang dengan penutup mata dan bersiap menghadapi gempuran para anggota partainya.

Datang dengan kondisi mata yang hitam legam, tentunya mengundang pertanyaan dari banyak pihak. Noda memasuki ruang pertemuan yang dipenuhi oleh anggota partainya, Partai Demokratik.

Tampak jelas tali yang menyangga penutup mata tersebut, sementara matanya yang hitam tertutup oleh penutup yang membuatnya bak seorang bajak laut. Sontak penampilannya itu meriuhkan ruang pertemuan dan para anggota partai pun bertanya-tanya apa yang terjadi padanya.

"Saya menabrak sesuatu," jelas Noda kepada wartawan sambil tersipu malu, seperti dikutip AFP, Senin (16/1/2012).

Menurut laporan beberapa media Jepang, PM Noda terjatuh saat berjalan di tempat yang gelap di rumahnya. Saat itu, dirinya baru saja kembali dari makan malam dengan beberapa pelaku bisnis. 

Tidak ada laporan bahwa dirinya tengah dalam kondisi mabuk saat terjatuh. Tetapi memang sudah menjadi kebiasaan, di saat pertemuan informal rakyat Jepang suka sekali mabuk.

Diharapkan penampilannya saat ini tidak akan mempengaruhi upayanya untuk meloloskan undang-undang reformasi pajak Jepang. Dalam pertemuan tersebut, Noda akan memaparkan langkah-langkah reformasi pajak dari pemerintahannya.

Tentunya, Noda akan berupaya keras akan reformasinya ini dapat diloloskan. Tentunya, tidak akan sia-sia bila penampilan garangnya tersebut dapat mempengaruhi dukungan dari partainya. 
(faj)
  • johanes » 0 Tanggapan
    Pemimpin yang hebat. Meskipun kondisinya lagi sakit, dengan mata memar tapi dia tetap tegar dan tidak cengeng. Dia juga tidak perlu dirawat hanya karena matanya itu. Dia seorang ksatria yang tidak kenal malu dengna keadaanya, dan menunjukan pada rakyatnya, sakit bukanlha penghalang untuk bekerja buat bagsa dan negara. Mestinya pemimpin republik ini bisa meniru perdana entri ini. Salut
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit