Getting Time...

AS: Penegakan HAM di China Memburuk

Aulia Akbar
Selasa, 17 Januari 2012 16:01 wib
Foto : Dubes AS untuk China Gary Locke (foreignpolicy)
Foto : Dubes AS untuk China Gary Locke (foreignpolicy)
BEIJING - Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk China Gary Locke menilai, catatan HAM China kian memburuk karena rezim komunis China terancam dengan munculnya demonstrasi pro-demokrasi di Timur Tengah.

"Proses dari penegakkan HAM di China umumnya surut dan terlihat naik turun, namun dalam beberapa periode, proses penegakkan HAM itu tampak memburuk," ujar Locke, seperti dikutip Bangkok Post, Selasa (17/1/2012).

Locke menyoroti adanya masalah pelanggaran HAM seperti penahanan para oposisi, pengacara, dan beberapa orang yang senang mengkritik. Hal itu terjadi setelah _Arab Spring_ muncul di Timur Tengah dan menumbangkan rezim Mesir, Libya, dan juga Tunisia pada 2011 lalu.

"Pemimpin China sangat takut bila perstiwa seperti Arab Spring muncul di negaranya. Oleh karena itu, belakangan ini terjadi adanya pembungkaman, dan bahkan pembunuhan terhadap oposisi dengan menggunakan racun," tambahnya.

Locke kembali ke Washington untuk bertemu dengan Wakil Presiden China Xi Jinping yang akan mengadakan pembicaraan mengenai bangkitnya kekuatan Asia.

Dubes AS itu juga mengutarakan kekhawatirannya atas sikap China terhadap Iran yang saat ini menjalankan program nuklir.

"Pemerintah AS sangat khawatir dengan kapabilitas nuklir Iran, kami yakin harus ada tekanan yang lebih banyak lagi diberikan terhadap Iran. Saya tidak merasa China menganggap Iran sebagai ancaman yang serius," imbuhnya.(AUL)
  • glodhak » 1 Tanggapan
    mengomentari pelanggaran HAM di negara lain.....sedangkan US pelanggar HAM terbesar dan nyata... maling...teriak...... maling!!!!
    • ryan kevu
      bener tuh, amerika emang b****b menganggap dirinya paling benar padahal pembantai manusia itu amerika!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit