ROMA - Pihak berwenang Italia masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab karamnya kapal pesiar Costa Concordia. Ada kabar menyebutkan bahwa anak buah kapal kapal itu membangkang kepada Kapten Francesco Schettino karena lalai melakukan evakuasi.
Kapten Schettino saat ini memang menjadi musuh nomor satu di Italia. Dirinya dianggap pengecut karena meninggalkan kapal di saat tengah karam di dekat perairan Pulau Giglio, Tuscan. Demikian diberitakan The Daily Mail, Kamis (19/1/2012).
Selain itu diketahui pula bahwa Schettino menunda proses evakuasi terhadap penumpang, sekira 45 menit setelah kapal itu menabrak karang dan kemudian karam.
Akibat lambannya Schettino, beberapa kru Costa Concordia dikabarkan melakukan pemberontakan terhadap Schettino. Mereka pun memerintahkan para penumpang untuk menaiki sekoci guna menyelamatkan diri.
Bila benar terbukti bahwa Schettino memang menunda proses evakuasi, maka dapat dipastikan nama kapten itu akan menjadi bulan-bulanan di Negeri Pizza tersebut.
Sebelumnya Schettino sudah menjadi musuh rakyat Italia saat rekaman percakapannya dengan Kepala Pelabuhan Gregorio De Falco. Pria berusia 46 tahun itu berteriak kepada Schettino untuk kembali ke kapal. Namun perintahnya itu ditolak oleh Schettino.
De Falco pun bekerja keras untuk mengkoordinir operasi penyelamatan dari para penumpang Kapal Costa Concordia yang mencapai 4.234 jiwa. De Falco mempertanyakan maksud Schettino yang ingin mengkoordinasi penyelamatan dari kapal sekoci.
Kini Schettino berada dalam rumahnya untuk menjalani tahanan rumah. Jaksa penuntut umum Italia sepertinya akan mendakwa Schettino atas tuduhan pembunuhan, meninggalkan kapal dan menyebabkan kapal karam.
Berdasarkan kode etik navigasi Italia, Schettino dihadapkan pada ancaman penjara selama 12 tahun.
(faj)