GIGLIO- Setelah sebelumnya proses pencarian dihentikan akibat bergeraknya kapal pesiar Costa Concordia, kini regu penyelamat kembali melanjutkan pencarian korban hilang akibat kecelakaan ini.
Sementara proses penyelamatan berlanjut, pihak penyelamat kapal mulai bekerja untuk memompa bahan bakar yang berada di kapal pesiar mewah itu. Sekira 500 ribu galon bahan bakar dibawa oleh kapal pesiar itu.
Setelah pemantauan dilakukan di sekitar kapal, mereka memastikan bahwa kondisi di sekitarnya sudah aman. Mereka pun segera memulai kembali pencarian korban.
Hingga saat ini sudah ada 11 korban tewas ditemukan dalam kecelakaan ini. Sementara 21 lainnya dilaporkan masih hilang.
"Tes di sekitar perairan saat malam hari dinyatakan aman. Para penyelam akan kembali turun ke bawah permukaan laut sekarang," jelas juru bicara penjaga pantai Italia Filippo Marini seperti dikutip ABC, Kamis (19/1/2012).
Dari lanjutan penyelidikan dari kecelakaan diketahui, Kapten Costa Concordia Francesco Schettino meninggalkan kapal di saat penumpang tengah berjuang menyelamatkan diri.
Selain itu diketahui pula bahwa Schettino menunda proses evakuasi terhadap penumpang, sekira 45 menit setelah kapal itu menabrak karang dan kemudian karam.
Akibat lambannya Schettino, beberapa kru Costa Concordia dikabarkan melakukan pemberontakan terhadap Schettino. Mereka pun memerintahkan para penumpang untuk menaiki sekoci guna menyelamatkan diri.
Bila benar terbukti bahwa Schettino memang menunda proses evakuasi, maka dapat dipastikan nama kapten itu akan menjadi bulan-bulanan di Negeri Pizza tersebut.
Sebelumnya Schettino sudah menjadi musuh rakyat Italia saat rekaman percakapannya dengan Kepala Pelabuhan Gregorio De Falco. Pria berusia 46 tahun itu berteriak kepada Schettino untuk kembali ke kapal. Namun perintahnya itu ditolak oleh Schettino.
Kini Schettino berada dalam rumahnya untuk menjalani tahanan rumah. Jaksa penuntut umum Italia sepertinya akan mendakwa Schettino atas tuduhan pembunuhan, meninggalkan kapal dan menyebabkan kapal karam.
(faj)