Getting Time...

Kapal Costa Concordia Karam

Schettino Nahkodai Kapal bak Menyetir Ferrari

Fajar Nugraha
Kamis, 19 Januari 2012 21:37 wib
Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino (Foto: AP)
Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino (Foto: AP)
ROMA - Siapa yang tidak tahu mobil sport Ferrari yang dapat melaju kencang di jalan raya. Kapten Kapal Costa Concordia Francesco Schettino, dianggap menahkodai kapalnya bak mengendarai sebuah Ferrari ketika pada akhirnya kapal itu karam di Italia.

Perumpamaan ini dikeluarkan oleh salah satu kru dari kapal nahas tersebut. Martino Pellegrino yang berada di atas kapal saat kecelakaan terjadi, dinilainya membawa kapal ugal-ugalan.

"Jika saya disuruh membuat perbandingan, kami melihatnya membawa kapal seperti halnya seorang supir membawa sebuah bus yang dianggap layaknya seperti Ferrari," jelas Pellegrino seperti dikutip Surat Kabar La Republica, Kamis (19/1/2012).

Memang layak dipertanyakan manuver yang dilakukan oleh Schettino di perairan dangkal dekat Pulau Giglio, Tuscan. Dirinya merubah arah kapal dari rute yang biasanya dilalui.

Akibat ulahnya itu, kapal menabrak karang dan karam. 11 orang penumpang tewas dalam kecelakaan ini, sementara 21 lainnya diketahui masih hilang.

Kini dirinya harus puas dijatuhi hukuman tahanan rumah. Meskipun dakwaan resmi belum dijatuhkan kepada pria berusia 52 tahun tersebut, Schettino sudah kepalang menjadi musuh nomor satu rakyat Italia.

Dirinya diketahui meninggalkan kapal saat penumpang menyelamatkan diri. Namun dirinya membantah tuduhan itu, ia mengaku terjatuh ke dalam sekoci kapal dan tidak bisa kembali ke kapal pesiar itu.

Tetapi adik dari Schettino yakni Giulia Schettino mengatakan, kakaknya menjadi kambing hitam dalam kecelakaan ini. Giulia menilai tuduhan yang diarahkan padanya belum dapat dibuktikan hingga saat ini.

"Kakak saya akan membuktikan diri bahwa dirinya tidak bertanggungjawab atas kejadian yang berlangsung," jelas Giulia.

Berdasarkan kode etik navigasi Italia, Schettino terancam penjara selama 12 tahun. Namun hukuman sepertinya bisa lebih berat karena Schettino diancam melakukan pembunuhan, meninggalkan kapal dan menyebabkan kapal karam.
(faj)
  • sukardiduga » 0 Tanggapan
    Mualim Jaga pada waktu itu adalah yang paling bertanggung jawab,kecuali kalau Nachoda ada di Anjungan.Kapal kandas bukan peristiwa yang langka,cuma kalu kapal mau menabrak Lampu Suar ini peristiwa nDlahom!!!.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit