TIMUR TENGAH

Jegal Rekonsiliasi Palestina, Israel Tahan Pejabat Hamas

Jum'at, 20 Januari 2012 07:03 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Aziz Dweik (AFP) Foto : Aziz Dweik (AFP)

RAMALLAH - Pasukan Israel menahan salah seorang anggota Parlemen Palestina dari fraksi Hamas, Aziz Dweik. Palestina menilai, penahanan itu menjadi salah satu upaya Israel untuk mengganggu proses rekonsiliasi antara fraksi Hamas dan Fatah.

Dweik ditahan oleh pasukan Israel di wilayah Jabba yang merupakan daerah perbatasan antara Ramallah dan Yerusalem. Pada saat itu, dirinya hendak pergi menuju Hebron dari Tepi Barat. Tiga orang anggota Parlemen Palestina yang lain juga ditahan oleh Israel. Israel menuding Dweik terlibat dalam sejumlah aktivitas teror.

"Penahanan Dweik adalah upaya untuk merusak upaya rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas serta menggangu proses legislatif di Tepi Barat," ujar anggota Parlemen Palestina Ahmed Bahar, seperti dikutip AFP, Jumat (20/1/2012).

Juru bicara Hamas Taher al-Nunu juga melontarkan kecamannya terhadap penahanan Dweik. Dirinya bahkan menegaskan, Israel akan menerima akibat dari perbuatannya. Taher menuntut agar Dweik segera dibebaskan dan dipulangkan.

Dweik adalah seorang profesor ahli geografi dari Universitas Al-Najah yang terletak di Tepi Barat. Dirinya terpilih sebagai anggota Parlemen Palestina pada 2006 lalu. Israel dikabarkan juga masih menahan beberapa orang anggota Parlemen Palestina sejak 2010 lalu.

Proses rekonsiliasi Palestina memang menjadi hal yang sangat dikecam oleh Israel, pasalnya, Israel masih menganggap Hamas sebagai kelompok teroris. Hamas pun tidak sudi untuk mengakui, dan hidup berdampingan dengan Negeri Yahudi itu. Hamas masih gencar menyerukan perlawanannya terhadap Israel. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป