Getting Time...

Singapura Kembali Dipenuhi Banjir

Fajar Nugraha
Sabtu, 21 Januari 2012 15:02 wib
Banjir di Singapura (Foto: The Straits Times)
Banjir di Singapura (Foto: The Straits Times)
SINGAPURA - Hujan yang singkat namun deras melanda Singapura pada Jumat 20 Januari kemarin, menyebabkan beberapa wilayah dilanda banjir. Ini umumnya jarang terjadi di negara yang terkenal teratur itu.

Menurut keterangan pihak Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura, curah hujan yang mencapai 67 milimiter menyebabkan genangan air di wilayah Orchard Road. Wilayah ini biasanya menjadi lokasi favorit bagi warga Indonesia yang senang berbelanja.

"Di Raffles City, banjir juga terjadi. Genangan air disebabkan lebih, karena saluran air yang tersumbat," jelas juru bicara NEA Phyllis Cheong seperti dikutip The Straits Times, Sabtu (21/1/2012).

"Ini pertama kalinya banjir terjadi (di Raffles City). Pihak manajemen akan mencari tahu permasalahannya dan melakukan perbaikan," imbuhnya.

Tentunya amat mengherankan melihat banjir yang akhir-akhir ini kerap terjadi di Singapura. Padahal, tahun lalu Menteri Lingkungan Vivian Balakrishnan berkoar bahwa air tidak akan menggenangi Negeri Singa itu.

Menteri Balakrishnan mengatakan, wilayah Singapura tidak akan menderita banjir besar, karena pihaknya telah melakukan proyek reklamasi lahan. 

Balakrishnan menambahkan, Dengan proyek reklamasi, tinggi daratan Singapura saat ini berada diatas permukaan air setinggi satu meter. Selain itu, kanal serta tempat pembuangan air juga berhasil di gunakan dengan sempurna.

Menurutnya, kanal-kanal di Singapura juga diperuntukan mencegah kondisi parah yang dapat diakibatkan oleh perubahan iklim.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Singapura juga meminta para pemilik gedung untuk meningkatkan ketahanan gedung mereka dari bahaya banjir. 
(faj)
TWITTER »
twit