LONDON - Jenazah pengawal asal Inggris yang sebelumnya diculik di Irak, akhirnya dikembalikan. Jasad yang terbujur kaku tersebut sebelumnya berada di Irak selama empat tahun.
Alan McMenemy dan tiga orang lain yang berprofesi sebagai pengawal, diculik oleh kelompok militan Syiah di Irak 2007 silam. Mereka terbunuh saat mencoba kabur dari para penculik.
Jenazah dari pengawal lainnya sudah diserahkan kepada Pemerintah Inggris di Baghdad pada 2009 lalu, ketika seorang ahli komputer Peter Moore dibebaskan oleh pihak militan yang menculiknya.
"Jenazah McMenemy diserahkan kepada Kedutaan Besar Inggris Baghdad pada Jumat 20 Januari. Pihak keluarga sudah menunggu waktu ini cukup lama. Saya harap mereka dapat mendapatkan kedamaian," jelas Perdana Menteri Inggris David Cameron seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/1/2012).
McMenemy dan ketiga pengawal beserta Moore diculik pada Mei 2007 lalu oleh kelompok militan Syiah Asaib al-Haq.
Qais al-Khazali yang memimpin kelompok itu, tidak menjelaskan kapan para pengawal itu mencoba melarikan diri dan akhirnya terbunuh. Khazali bersedia mengembalikan jenazah tanpa meminta syarat apapun.
Istri dari McMenemy merasa lega dengan kembalinya jenazah suaminya itu. Kini mereka dapat mendoakan kematiannya secara pantas di Inggris.
(faj)