Foto : Banteng tanduk berapi di Spanyol (AP)
MADRID - Seorang pria berusia 45 tahun tewas diseruduk seekor banteng dengan tanduk berapi dalam sebuah festival di Spanyol. Banteng yang marah itu pun menginjak-injak pria malang itu.
Dalam festival di Kota Navajas, lilin besar ditempelkan di tanduk banteng dengan berat 500 kilogram tersebut. Banteng itu pun mengamuk dan menyerang pria berusia 45 tahun. Walikota Navajas Jose Vicente Torres mengatakan, para petugas huru hara tidak dapat bertindak untuk menyelamatkan korban.
Pada saat itu, korban tengah mengadakan perjalanan dari Alboraia, dan pada saat yang sama, banteng itu pun dilepas dari kandang dan menyerang pria tersebut dan menginjak-injak jasadnya.
Di beberapa kota di Spanyol, para warga kerap mengadakan festival "Toros Embolados" atau festival banteng terbakar. Festival itu pada dasarnya adalah festival balapan. Namun, lilin atau petasan dipasang kepala banteng-banteng itu.
Torres pun langsung meminta maaf kepada keluarga korban, namun dirinya tidak akan membatalkan penyelenggaraan festival tersebut. Festival itu juga kerap dicerca oleh masyarakat di beberapa daerah. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (24/1/2012).
Parlemen Spanyol juga sudah melarang adanya festival tarung banteng pada Juli 2010 lalu, hal itu dilakukan atas desakan para aktivis pecinta hewan. Kritik tentang adanya festival banteng itu juga kerap muncul dari kalangan masyarakat.(AUL)