PUNE - Kecelakaan yang terjadi di Pune, India, tidak hanya menyebabkan korban jiwa. Kerusakan berat juga diakibatkan oleh bus yang menghantam trotoar di kota yang tidak jauh dari Mumbai tersebut.
Setidaknya 40 mobil rusak berat dalam kecelakaan maut ini. Selain itu ulah supir maut ini juga membuat kios pedagang makanan yang berada di sekitar lokasi kejadian dilaporkan hancur.
Entah berapa kerugian yang dialami oleh para pedagang makanan. Polisi mengatakan, kios-kios makanan yang dihantam bus nahas itu rusak berat bukan hanya pada kiosnya, tetapi juga barang dagangannya.
Menurut Kepala Polisi daerah Pune, Meeran Borwankar, pengemudi bus sepertinya sedang dalam keadaan jiwa yang tidak stabil. "Dirinya tanpa jelas mengarahkan mobil ke arah trotoar dan menabrak para pejalan kaki," jelas Borwankar seperti dikutip Associated Press, Rabu (25/1/2012).
Polisi masih menyelidiki apakah penyebab dari pengemudi bus ini mengamuk. Belum jelas apakah narkoba turut terlibat dalam kecelakaan ini.
Bila terbukti menggunakan narkoba, supir bus ini tidak ubahnya seperti Afriani Susanti, pengemudi tabrakan maut Daihatsu Xenia yang menabrak warga berjalan di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat Minggu 22 Januari lalu.
Saat kecelakaan terjadi, Afriani diketahui baru saja menenggak narkoba jenis ekstasi, minuman keras serta menghisap sabu. Kombinasi obat-obatan itu sepertinya membuatnya kehilangan kendali dari mobil yang dipacunya hingga 100 km per jam dan menabrak warga yang berujung kepada tewasnya sembilan korban. (faj)
(mbs)