Getting Time...

Kecelakaan Mirip di Gambir

Polisi Sempat Kejar Bus yang Mengebut

Fajar Nugraha
Rabu, 25 Januari 2012 17:01 wib
Ilustrasi: Reuters
Ilustrasi: Reuters
PUNE - Kecelakaan maut yang terjadi di Pune, India, disebabkan oleh sebuah bus yang mengebut tanpa jelas. Polisi sebelumnya sempat melakukan pengejaran terhadap bus nahas itu.


Satu jam sebelum kecelakaan terjadi, polisi sudah mengejar bus itu yang melaju dengan kencang. Tiba-tiba saja, sopir bus mengarahkan kendaraannya ke trotoar setelah sebelumnya menabrak dan menyebabkan kerusakan sekira 40 kendaraan.




Polisi bahkan sempat melepaskan tembakan ke arah bus itu untuk menghentikan ulah sang sopir. Tetapi supir itu sepertinya tidak mengindahkan peringatan dari pihak kepolisian.




"Tidak jelas apa yang menyebabkan supir itu mengamuk. Pihak perusahaan pengelola bus pun masih terus menyelidiki apa sebenarnya yang memicu sang supir melakukan tindakan nekat tersebut," ucap Kepala Polisi Pune Meeran Borwankar, seperti dikutip Associated Press, Rabu (25/1/2012).




Setelah mengarahkan bus ke trotoar, polisi pun berhasil menangkap sopir berusia 30 tahun tersebut. Saat ini dirinya diancam dengan dakwaan pembunuhan.




Kecelakaan maut itu menyebabkan sembilan warga tewas dan puluhan lainnya terluka. Korban terluka saat ini tengah di rawat pada tiga rumah sakit yang berbeda. 




Pihak berwenang tidak mengetahui apa motif dari tindakan gila sopir tersebut. Menurut pihak perusahaan pemilik bus, tidak ada keluhan apapun yang diarahkan oleh sopir itu.




Khawatir akan terjadinya amuk massa dalam kejadian ini. Walikota Pune pun meminta warga untuk tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.




Kecelakaan yang terjadi di India ini mengingatkan kita kepada kecelakaan terjadi di Indonesia, tepatnya di jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat Minggu 22 Januari lalu. Saat itu, Afriani Susanti yang tengah dalam keadaan mabuk melaju kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan menghantam beberapa pejalan kaki.




Akibatnya sembilan orang dikaporkan tewas dalam kecelakaan yang terjadi di depan Kantor Kementerian Perdagangan tersebut.
(AUL)
TWITTER »
twit