Getting Time...

Ikhwanul Muslimin Tolak Dialog dengan Israel

Aulia Akbar
Kamis, 26 Januari 2012 15:01 wib
Foto : Mohammed Mursi (AFP)
Foto : Mohammed Mursi (AFP)
KAIRO - Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir yang baru saja memenangkan pemilihan umum menjelaskan, akan tetap menjaga proses perdamaian Mesir dan Israel. Meski demikian, Ikhwan tidak ingin mengadakan kontak atau dialog dengan Negeri Yahudi itu.

Ketua Partai Kebebasan dan Keadilan Mohammed Mursi, mengumumkan bahwa organisasinya takkan menghapus Perjanjian Camp David yang merupakan perjanjian damai antara Mesir dan Israel yang sudah terjalin pada 1979 silam.

"Ketika Mesir dan Israel mendapatkan sebuah tanggung jawab yang tidak dapat diubah atau dibatalkan, kami akan selalu menghormati perjanjian itu, termasuk Perjanjian Camp David," ujar Mursi, seperti dikutip Al jazeera, Kamis (26/1/2012).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Victoria Nuland sebelumnya sudah mendesak para Ikhwan agar tetap menjunjung tinggi perjanjian damai tersebut.

Sementara itu, juru bicara Ikhwanul Muslimin Mahmoud Ghazlan mengatakan, "meski Ikhwan menjamin kelangsungan dari perjanjian itu, Ikhwan tetap menolak dialog antara Mesir dan Israel". Ghazlan pun menegaskan, posisi Ikhwan dalam menyikapi perjanjian itu sangat jelas dan akan selalu konsisten.

"Ikhwanul Muslimin sama sekali tidak berkeinginan untuk berdialog dengan Israel. Keputusan ini sudah kami ambil dan kami akan selalu konsisten akan terhadap masalah ini," ujar Ghazlan.

Pernyataan Ghazlan muncul setelah Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan kesediaannya untuk terus bernegosiasi dengan Pemerintah Mesir yang baru.(AUL)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit