Getting Time...

PM Singapura Tak Pikir Anaknya Turun ke Politik

Fajar Nugraha
Jum'at, 27 Januari 2012 08:43 wib
Perdana Menteri Lee Hsien Loong (Foto: AFP)
Perdana Menteri Lee Hsien Loong (Foto: AFP)
SINGAPURA - Perdana Menteri Lee Hsien Loong memperkirakan dinasti Lee tidak akan lagi memenuhi dunia politik Singapura. Hal ini dilihat dari keengganan anak-anaknya untuk terjun di dunia politik.

PM Lee yang merupakan putra dari mantan PM Lee Kuan Yew, melihat anak-anaknya masih memiliki kesempatan lain untuk berkarir.

"Semuanya mereka yang memilih, tetapi bila anda bertanya sepertinya pilihan (menjadi politisi) tidak ada dalam benak mereka," tutur PM Lee seperti dikutip AFP, Jumat (27/1/2012).

"Generasinya berbeda, ada kesempatan terbuka di Singapura," imbuhnya.

Ayah empat anak tersebut ditunjuk sebagai Perdana Menteri Singapura ketiga pada 2004 silam. Lee sendiri dianggap berada dalam bayang-bayang sang ayah yang memimpin Singapura sejak jaman kemerdekaan hingga meraih kemakmuran ekonomi. 

"Sulit memang (hidup dalam bayangan ayahnya), tetapi saya harus menjalani itu," ucap PM Lee. Dirinya mengatakan bahwa ayahnya memang memiliki harapan atas dirinya, tetapi pada dasarnya ayahnya membiarkan PM Lee untuk berbuat menurut apa yang dianggapnya benar.

"Tidak tidak pernah mendorong saya untuk ini (menjadi perdana menteri), hal senada juga tidak akan saya lakukan terhadap anak-anak saya," ungkapnya.

Lee Kuan Yew sendiri mundur dari jabatan perdana menteri pada 1990 lalu.Meski sempat menjabat sebagai menteri mentor usai dirinya mengundurkan diri dari kursi PM, Lee Kuan Yew akhirnya benar-benar keluar dari dunia politik Singapura tahun lalu.
(faj)
TWITTER »
twit