Getting Time...

Filipina Sambut Kehadiran Militer AS di Asia

Aulia Akbar
Jum'at, 27 Januari 2012 15:12 wib
Foto : Menlu Filipina Albert Del Rosario (globalnation)
Foto : Menlu Filipina Albert Del Rosario (globalnation)
MANILA - Pemerintah Filipina mengatakan, negaranya akan menerima kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya yang ditujukan untuk menjamin keamanan dan perdamaian.

Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario menegaskan, Filipina ingin sekali mengadakan latihan gabungan bersama Paman Sam. Latihan itu memang sering dilakukan oleh kedua negara.

"Kehadiran militer AS adalah keuntungan bagi kami, karena kami dapat memaksimalkan perjanjian aliansi kita dengan AS yang akan sangat menguntungkan," ujar Del Rosario, seperti dikutip AFP, Jumat (27/1/2012).

Del Rosario tidak mengatakan bahwa kehadiran AS sangat berguna untuk menangkal segala bentuk ancaman dari China, dalam sengketa Laut China Selatan. Seperti diketahui, sengketa perairan tersebut tampak terus berlangsung dan sulit berakhir. China dan Filipina masih tampil sebagai negara pengklaim wilayah itu.

AS memiliki basis militer di Filipina pada 1992, namun AS dipaksa untuk meninggalkan basis militer itu atas oleh para senator di Filipina. Meski demikian, AS menempatkan 600 pasukannya di wilayah selatan Filipina untuk memberantas para militan.

Del Rosario juga mengumumkan, penempatan pasukan AS di wilayahnya harus diatur berdasarkan konstitusi Filipina

Kebijakan militer AS akhir ini juga lebih ditujukan ke wilayah Asia. AS juga berniat akan mengerahkan 2.500 pasukan marinirnya ke Darwin, Australia.(AUL)
  • Givty » 0 Tanggapan
    negara boneka .. cyapei dweeeh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Soleh » 0 Tanggapan
    Dulu ibu Presiden Cory yng menutup pangkalan militer AS di Philipina , Sekarang anaknya Presiden Beniqno yg meminta AS membuka kembali pangkalan militer . Rupanya anaknya sudah sadar akan kekeliruan yg dibuat sang ibunda.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit