Getting Time...

Produksi Bom Canggih, AS Habiskan Rp2,9 T

Khairisa Ferida
Minggu, 29 Januari 2012 13:21 wib
foto rt.com
foto rt.com
WASHINGTON- Amerika Serikat (AS) menyadari pihaknya tidak dapat menutup mata atas perkembangan persenjataan Iran saat ini. Atas dasar itu, AS pun merasa perlu untuk mengembangkan persenjataannya.

Negeri Paman Sam ini rela merogoh koceknya lebih dalam menyusul sikap Iran yang menolak menghentikan program nuklirnya. Padahal Washington telah berkali-kali memperingatkan Teheran terkait kemampuan militer AS yang dapat menjangkau situs nuklir bawah tanah milik Iran.

Baru-baru ini AS dilaporkan tengah mengembangkan persenjataan baru yakni sebuah bom konvensional super yang jauh lebih canggih dan efektif.

Jika sebelumnya AS memiliki senjata non-nuklir Penetrator Ordnance Besar (MOP) seberat 13.600 kilogram yang dapat menembus fasilitas bawah tanah, kini Pentangon rela mengeluarkan biaya sekira USD330 juta atau sekira Rp2,9 triliun (Rp8.973) kepada Perusahaan Boeing untuk mengembangkan dan memproduksi bom MOP 20. Demikian seperti diberitakan rt.com, Minggu, (29/1/2012).

Bom itu memiliki kemampuan untuk menghancurkan bunker di negara-negara yang selama ini dikenal menjadi musuh AS, seperti Iran dan Korea Utara.

Selain MOP 20, saat ini Pentangon dikabarkan juga menghabiskan dana sebesar USD82 Juta atau sekira Rp735 Miliar (Rp8.973) untuk membuat bom-bom lain yang memiliki daya ledak serta kemampuan lebih canggih.

MOP disebutkan memiliki kemampuan untuk menembus beton dengan kedalaman 60 meter serta mampu mengangkut 2.700 kilogram bahan peledak, namun bom itu sepertinya belum cukup untuk menghadapi Iran.

AS terakhir kalinya menggunakan senjata nuklir ketika menghadapi Jepang dalam Perang Dunia ke II. Serangan dahsyat itu telah membumihanguskan Kota Nagasaki dan Hiroshima serta menyebabkan ratusan ribu warga tewas.(rhs)
  • pro iran » 0 Tanggapan
    kalau bungker nya dalamnya 200m emang bisa tembus pake bom.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aan » 0 Tanggapan
    lw sya umpmkn sprti KSH nbi Musa sbg(iran) xg tdk pnh tkt dgn kkuasaan firaun(AS).dan ntix iran akan bgkit n bnar2 mnghncrkan AS brsma sktux.we love islam,we suport iran
    Beri Tanggapan Laporkan
  • david » 0 Tanggapan
    AS terakhir kalinya menggunakan senjata nuklir ketika menghadapi Jepang dalam Perang Dunia ke II. Serangan dahsyat itu telah membumihanguskan Kota Nagasaki dan Hiroshima serta menyebabkan ratusan ribu warga tewas. negara angkuh d dunia
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit