Foto : Anwar Ibrahim di ITB (Iman Herdiana-Okezone)
BANDUNG - Tokoh oposisi Malaysia yang juga Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengakui memakai lagu “Madu & Racun” sebagai lagu kampanye politiknya untuk memenangi pemilu Malaysia 2013 mendatang.
“Saya gunakan dalam kampanye saya lagu “Madu dan Racun”, saya tahu lagu ini asalnya dari Indonesia. Tetapi (Indonesia) jangan perang dengan saya. Bedanya saya dengan sikap arogan pimpinan UMNO, dia anggap itu lagu dia,” terang Anwar Ibrahim, usai mengisi orasi budaya di ITB, Senin (30/1/2012).
Mantan teman dekat Mahathir Muhammad namun kini menjadi musuh politiknya itu menjelaskan, madu berarti sesuatu yang berada di tangan kanan penguasa untuk rakyat. Sedangkan racun berada di tangan kiri penguasa.
“Saya umumkan lagu Madu di Tangan Rakyat, Racun di Tangan Kiri Pemimpin Nasional, itu lagu asalnya dari Indonesia,” jelasnya.
Anawar mengaku optimistis, bisa menang dalam Pemilu 2013 mendatang. Setelah divonis bebas pertengahan Januari lalu mengenai kasus tuduhan sodomi, Anwar menyebutkan dukungan terhadap dirinya makin besar.
“Namun pemilu jangan banyak penipuan, harus bebas dan adil. Pemilu jangan digunakan oleh pemerintah, khususnya UMNO, yang membelakangkan kehendak rakyat,” ungkapnya.
Dia berharap, Pemilu Malaysia bisa meniru model pemilu yang demokratis seperti di Indonesia. Baginya, Malaysia harus belajar banyak kepada Indonesia yang sukses menggelar pemilu demokratis.(AUL)