Getting Time...

Israel Atur Penangkapan Warga Palestina di Abu Dhabi

Fajar Nugraha
Selasa, 31 Januari 2012 09:25 wib
GAZA - Warga Palestina yang saat ini menetap di Abu Dhabi, mencurigai bahwa pihak berwenang Abu Dhabi bermaksud menangkapi mereka atas suruhan dari Israel. Pihak berwenang ditengarai hendak menangkapi warga Palestina yang memiliki kaitan dengan Hamas.

Jafar Daghlas, sempat diinterogasi oleh dua orang pihak keamanan Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordnaia. Daghlas mencurigai Israel bermaksud untuk mengekstradisi dirinya. Sebelumnya penangkapan serupa juga terjadi terhadap para teknisi yang berkaitan dengan Hamas.

Namun justru Hamas menuduh pihak otoritas Palestina berada di balik penangkapan Daghlas. Menurut Hamas, Daghlas memang dicari oleh otoritas Palestina sejak 2008 silam terkait aktivis politik di Hamas.

Pria berusia 27 tahun tersebut diketahui sebagai aktivis Hamas. Pihak Israel dan Fatah pun menyadari hal tersebut. Pada 2006 lalu, Daghlas sempat menderita luka tembak pada bagian perut saat terjadi bentrokan di Nablus. Kerusuhan itu terjadi antara pendukung Hamas dan Fatah.

Pihak otoritas Palestina pun menuduh Daghlas terlibat dalam mendistribusikan uang dan senjata ke wilayah Gaza. Uang dan senjata itu dikabarkan berasal dari luar negeri.

Pada 29 Desember lalu, menurut laporan dari lembaga Friends of Humanity, Daghlas ditangkap di Abu Dhabi oleh pihak intelijen UEA. Dirinya sempat diinterogasi selama 18 hari.

"Dia ditangkap selama 24 hari di UEA dan kami tidak tahu apa alasan penangkapan itu," ucap ayah dari Daghlas seperti dikutip Haaretz, Selasa (31/1/2012).

"Biasanya dia selalu menghubungi kami. Saat ini tidak jelas apakah Israel atau otoritas Palestina yang menahannya," imbuh ayah Daghlas.

Setelah selesai melakukan interogasi Daghlas, Pemerintah UEA menyerahkannya ke Yordania karena dirinya memiliki kewarganeraan Yordania. Daghlas pun langsung ditangkap saat dirinya sudah menyentuh Amman, Yordania. Ibu Daghlas pun memastikan anaknya saat ini sudah tidak ditahan lagi.
(faj)
TWITTER »
twit