VERACRUZ - Seorang pejabat Pemerintah Meksiko ditahan setelah dirinya dituduh melarikan uang sebesar USD1,9 juta atau sekira Rp17 miliar (Rp8.995 per USD). Pejabat itu membawa uang dengan hanya menggunakan koper dan tas ransel.
Miguel Morales Robles langsung ditahan di saat dirinya baru saja turun dari pesawat milik negara di Veracruz. Dengan uang sebanyak itu, tentunya menimbulkan kecurigaan dari pihak keamanan.
Menurut keterangan Kepala Keuangan Negara Bagian Veracruz Tomas Ruiz, tidak ada yang salah dengan pemindahan uang itu. Menurutnya, uang itu merupakan pembayaran bagi sebuah perusahaan iklan di Meksiko City yang membuat promosi festival pariwisata.
"Robles terpaksa membawa uang secara tunai lewat penerbangan khusus di Bandara Toluca, karena pihak perusahaan iklan hendak melakukan pekerjaan khusus dan membutuhkan uang itu segera," jelas Ruiz seperti dikutip Associated Press, Selasa (31/1/2012).
Penyidik Federal pun menangkap pejabat lainnya Said Zepeda, saat dirinya meminta kebebasan rekannya serta uang itu. Namun Zepeda akhirnya dibebaskan dari tahanan.
Pada akhirnya Robles dibebaskan dari tahanan, namun uang yang dibawanya disita oleh penyidik Veracruz. Robles dan Zepeda dibebaskan setelah tidak ada bukti yang memberatkan tuduhan kepada keduanya.
Pemerintahan Negara Bagian Veracruz saat ini dikuasai oleh Partai Intitusi Revolusioner (PRI), yang pemimpinnya kembali mencalonkan dirinya sebagai kepala pemerintah negara bagian itu pada pemilu Juli mendatang.
Partai Demokrasi Revolusi yang selama ini menjadi oposisi Pemerintahan Veracruz, mencurigai uang tersebut itu akan digunakan sebagai dana rahasia bagi pembuatan iklan dari calon PRI Enrique Pena Nieto.
Meksiko memang memiliki batasan ketat yang dikeluarkan untuk kampanye politik. Sementara biaya kampanye kandidat dari PRI dibatasi hingga USD38,4 juta atau sekira Rp345,4 miliar.
(faj)