KAJANG - Koalisi Pakatan Rakyat yang dipimpin oleh tokoh oposisi Anwar Ibrahim, dianggap berbohong selama memimpin Pemerintahan Daerah Selangor. Menurut seorang politisi setempat, Pakatan Rakyat tidak bisa mewujudkan janjinya selama kampanye.
Ketua Asosiasi warga Tionghoa Malaysia (MCA) Datuk Seri Dr Chua Soi Lek mengatakan, Pakatan belum membangun satu pun sekolah Tionghoa di wilayah Selangor. Menurutnya Pemerintah Federal Selangor selalu berusaha menghalangi kebutuhan warga setempat.
"Pakatan selalu mengatakan akan membangun lebih banyak lagi sekolah bagi masyarakat Tionghoa. Tetapi hingga saat ini, kami belum diberikan tanah untuk pembangunan sekolah itu," ucap Dr Chua seperti dikutip The Star, Rabu (1/2/2012).
"Semua itu hanya omong kosong. Pada akhirnya deputi perdana menteri lebih memilih tanah di Sungai Long dan Bandar Kajang Utama untuk kepentingan sekolah nasional, dibandingkan untuk membangun sekolah Tionghoa," jelasnya.
Ketidakpuasaan Dr Chua tidak lepas dari penolakan pemerintahan atas permintaan warga Kajang yang membutuhkan setidaknya dua sekolah khusus warga Tionghoa. Kebutuhan ini tidak lepas dari meningkatnya populasi di wilayah Kajang.
"Ini membuktikan bahwa Pakatan bertindak tidak adil terhadap komunitas Tionghoa," tegas Dr Chua.
(faj)