Kelompok Militan Pimpinan Abu Sayyaf (Foto : vkb.isvg.org)
MANILA - Militer Filipina mengatakan, pihaknya berhasil menewaskan tiga tokoh Al Qaeda yang berafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Islamiyah yang paling diburu selama ini.
Salah seorang tokoh yang dimaksud adalah Abu Sayyaf yang paling dicari oleh AS. Abu Sayyaf tewas dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh militer Filipina di bagian selatan negara itu.
"Mereka yang tewas dalam penyerangan ini antara lain adalah Abu Sayyaf Umbra Jumdail seorang warga Filipina, Zulkifli bin Hir warga negara Malaysia dan Abdullah Ali yang juga dikenal sebagai Muawiyah," ujar juru bicara militer Filipina Kolonel Marcelo Burgos seperti dikutip Associated Press, Kamis, (2/2/2012).
Marwan selama ini dikenal sebagai pimpinan Jamaah Islamiyah. Untuk memburu Marwan pemerinta ASh menjanjikan bonus USD5 juta atau Rp44 miliar (Rp8.935 per USD). Sementara itu untuk menangkap Muawiyah Pemerintah AS menyediakan bonus USD50 ribu atau sekira Rp44 juta.
Lebih lanjut Burgos menjelaskan, penyerangan yang dilakukan oleh militer berlangsung pagi ini di Pulau Jolo. Pulau Jolo diketahui sebagai markas bagi kelompok pimpinan Abu Sayyaf.
Selama dua dekade Abu Sayyaf beserta pengikutnya telah menjadi buronan paling dicari terkait sejumlah kasus terorisme berupa serangan bom dan tindakan teror lainnya.
Dalam melakukan pencarian terhadap Abu Sayyaf Pemerintah Filipina yang mendapat dukungan serta bantuan dari AS berhasil menewaskan ratusan pejuang dari kelompok Abu Sayyaf.
Abu Sayyaf dan petinggi Al Qaeda lainnya dilaporkan hampir selalu berhasil melarikan diri dalam beberapa penyergapan.
Kelompok Jamaah Islamiyah Filipina selama ini dikenal mendapat perlindungan dari kelompok militan lokal yang ada di Pulau Jolo dan Basila(rhs)