TOKYO - Lebih dari delapan ton air bocor dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima di Jepang. PLTN ini memang diketahui rusak berat akibat terjangan gempa dan tsunami Maret tahun lalu.
Sebanyak delapan ton air tersebut keluar dari reaktor salah satu reaktor PLTN tersebut. Kebocoran ini diakibatkan adanya pipa yang membeku dalam reaktor. Demikian diberitakan Reuters, Kamis (2/2/2012).
Meski dipastikan bocor, air itu dilaporkan tidak keluar dari kompleks PLTN tersebut. Semua air yang bocor dari reaktor nomor empat tersebut saat ini sudah ditampung di dalam reaktor.
PLTN yang terletak di sebelah utara Tokyo, mengalami kerusakan berat setelah terkena gempa dan tsunami tahun lalu.
Kondisi itu menyebabkan sekira 80 ribu warga di Kota Fukushima diungsikan ke tempat amat dan dianggap sebagai krisis nuklir terburuk setelah 25 tahun terakhir.
Sementara Kantor Berita Kyodo yang mendapatkan keterangan dari pihak operator PLTN Fukushima, Tepco, mengatakan bahwa kebocoran ini diketahui sejak Selasa 31 Januari malam waktu setempat.
Tidak dijelaskan apakah air yang bocor mengandung radioaktif atau tidak. Tetapi reaktor nomor empat sendiri biasa digunakan untuk menyimbah limbah reaktor.
(faj)