Getting Time...

2013, Pasukan Tempur AS Ditarik dari Afghanistan

Fajar Nugraha
Kamis, 02 Februari 2012 13:02 wib
Pasukan AS di Afghanistan (Foto: Euronews)
Pasukan AS di Afghanistan (Foto: Euronews)
KABUL - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta memastikan pasukan tempurnya akan ditarik dari Afghanistan pada 2013 mendatang. Selanjutnya, militer AS akan berubah peran melakukan pelatihan kepada pasukan keamanan Afghanistan.

Panetta menginginkan sekutu North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk tetap menghormati strategi yang sudah disepakati dalam pertemuan di Lisabon, Portugal November 2010 lalu. 

Sepertinya Panetta menginginkan Prancis untuk tetapi menghormati perjanjian tersebut, setelah Presiden Nicolas Sarkozy berniat menarik semua pasukannya setelah insiden tewasnya empat prajurit Prancis bulan lalu.

"Diharapkan, pada pertengahan 2013, kita bisa melihat transisi peran pasukan AS dari pasukan tempur menjadi pasukan yang memberikan pelatihan dan penasihat keamanan. Ini tentunya sejalan dengan kesepakatan Lisabon," jelas Panetta seperti dikutip AFP, Kamis (2/2/2012).

"Kita semua terlibat masuk dalam peperangan ini bersama-sama, sudah sepatutnya keluar bersama-sama pula. Namun, kita harus melakukannya dengan dasar persekutuan dan komitmen yang kuat seperti yang dilakukan di Lisabon," imbuh Panetta.

Masih belum jelas apakah penarikan pasukan tempur ini dapat mempengaruhi peran dari militan Taliban, yang selalu berperang secara gerilya melawan NATO.

AS sendiri terus berusaha untuk menarik Taliban dalam pembicaraan mengenai rekonsiliasi dengan Pemerintah Afghanistan. Salah satu strategi kunci AS adalah meningkatkan tekanan militer kepada Taliban agar bersedia untuk bergabung dalam pembicaraan damai.
(faj)
  • koclox » 0 Tanggapan
    lagi lagi persekutuan s***n yg dipimpin amerika serikat......................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Nicholas » 0 Tanggapan
    iyaalah ga mau pergi, kan masih mau ngeruk minyak dulu kayak di IrAq. inget ga?? mana sesnjata pemusnah masalnya?? g****k ya amrik itu, 8 taun di iraq menjajah tapi cuma ngerukin minyak, dasar pembunuh. ga terbukti senjata pemusnah masalnya!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit