MANILA - Pendukung dari mantan Presiden Filipina Gloria Macagapagal Arroyo dengan setia menemaninya di luar gedung pengadilan, saat Arroyo mendengar kesaksian atas kasus kecurangan pemilu yang dituduhkan kepadanya.
Pada pendukung Arroyo ini berkumpul di Gedung Pengadilan Pasay, beberapa jam sebelum pihak pengadilan menolak dua mosi terkait tuduhan kasus kecurangan pemilu.
Pendukung Arroyo ini mengklaim berasal dari kelompok masyarakat miskin Filipina, yang memang selama sembilan tahun berkuasa selalu diperhatikan oleh Arroyo.
"Kami datang dari beberapa wilayah miskin Metro Manila, termasuk Manila, Paranaque dan Pasay. Berhenti menyiksa presiden kami (Arroyo)," jelas pemimpin pendukung Arroyo, Ramon de Leon seperti dikutip gmanetwork, Jumat (3/2/2012).
Arroyo terpaksa menjalani proses persidangan setelah dirinya dianggap melakukan kecurangan pada pemilu lalu. Selain itu, dirinya juga diduga melakukan tindakan korupsi selama berkuasa.
Saat ini dirinya ditahan di rumah sakit militer Filipina, karena penyakit punggung yang dideritanya. Pihak keluarga sendiri berupaya untuk memindahkannya ke rumah sakit umum. Namun Pemerintah Filipina menolak permintaan tersebut.
(faj)