Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. (Foto : Ist)
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa melakukan kunjungan ke Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.
Kunjungan Menlu Natalegawa ke Markas PBB akan membahas kelanjutan hubungan kemitraan strategis Indonesia dan UNDP. Sebelumnya administrator UNDP Helen Clark telah mengunjungi Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Indonesia tahun lalu Clark dilaporkan bertemu dengan Presiden Yudhoyono dan Menlu Natalegawa. Pertemuan itu berhasil menyepakati pembentukan kemitraan strategis antara kedua belah pihak.
"Kunjungan Menlu ke Markas PBB juga untuk menyampaikan laporan kepada Sekjen PBB Ban Ki Moon terkait ratifikasi Indonesia dalam Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT)," ujar jubir Kementerian Luar Negeri Michael Tene dalam press briefing di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2012).
Ratifikasi CTBT yang dilakukan oleh DPR RI dinilai merupakan sebuah momentum untuk mendorong negara-negara lain melakukan hal yang sama.
Berlakunya CTBT memungkinkan adanya pelarangan terhadap uji coba nuklir baik dalam lingkup militer ataupun untuk tujuan-tujuan sipil. Inti dari perjanjian ini pada dasarnya adalah pelarangan kepemilikan total senjata nuklir.(rhs)