JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengungkapkan keprihatinannya terkait krisis Suriah yang telah berlangsung selama sepuluh bulan terakhir. Pihak Kementerian Luar Negeri RI saat ini tengah tim khusus untuk melindungi Warga Negeri Indonesia (WNI) disana.
Indonesia juga terus melakukan pemantauan terkait kondisi terakhir dari 12 ribu lebih WNI yang tercatat saat ini tengah berada di Suriah.
"Kemenlu telah mengirimkan satu tim ke Suriah. Tim ini bertugas untuk mempersiapkan langkah-langkah perlindungan terhadap WNI, termasuk kemungkinan jika situasi berkembang sedemikian rupa sehingga mereka terpaksa harus dievakuasi," ujar jubir Kementerian Luar Negeri RI Michael Tene di Jakarta, (3/1/2012).
Lebih lanjut Tene menjelaskan, jika kondisi di kota-kota tertentu di Suriah semakin memanas WNI akan dievakuasi ke yang lebih aman.
Namun jika diharuskan untuk dievakuasi ke luar Suriah, maka kemungkinan para WNI akan dievakuasi ke negara perbatasan atau dipulangkan ke Indonesia. "Upaya evakuasi akan bergantung pada situasi terakhir yang berkembang di Suriah," imbuhnya.
(faj)