Getting Time...

RI Berikan Bantuan Darurat untuk Pengungsi Rohingya

Khairisa Ferida
Jum'at, 03 Februari 2012 15:02 wib
Jubir Menlu Michael Tene. (Foto : Dok Kemenlu)
Jubir Menlu Michael Tene. (Foto : Dok Kemenlu)
JAKARTA - Belum lama ini sekira 54 warga etnis Rohingya, Myanmar kembali ditemukan terdampar di Lhoksumawe, Aceh Utara. Sebelumnya mereka sempat terkatung-katung di laut akibat perahu yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar.

"Pemerintah telah melakukan prosedur standar termasuk memberikan bantuan darurat untuk memastikan keselamatan mereka," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene di Jakarta, Jumat (3/1/2012).

Ketika disinggung terkait sikap pemerintah dalam menyikapi insiden ini, Tene mengatakan pihaknya masih harus memastikan apakah warga etnis Rohingya ini termasuk dalam kategori pengungsi politik atau pengungsi ekonomi.

"Jika mereka masuk dalam kategori politik maka itu akan menjadi wewenang UNHCR. Namun jika mereka tergolong dalam pengungsi ekonomi maka akan kita serahkan kepada IOM," ujar Tene.

Terdamparnya warga etnis Rohingya bukan pertama kalinya terjadi di wilayah Indonesia. Sejak tahun 2009 sedikitnya sudah empat kali manusia perahu asal Myanmar itu terdampar di Aceh.

Selama ini Warga etnis Rohingya diketahui merasa tidak aman tinggal di Myanmar akibat konflik dengan junta militer. Kondisi itu menyebabkan mereka memutuskan untuk melarikan diri dengan perahu seadanya.

Nahasnya beberapa diantara mereka yang mencoba  melarikan diri justru berakhir tragis dengan terdampar di Aceh.(rhs)
TWITTER »
twit