Getting Time...

Iran: Sanksi AS adalah Bentuk Perang Psikologis

Khairisa Ferida
Selasa, 07 Februari 2012 16:08 wib
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast (Foto: Telegraph)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast (Foto: Telegraph)
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran menolak sanksi yang terbaru yang dijatuhkan AS terhadap Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan, sanksi tersebut merupakan bagian dari apa yang disebutnya perang psikologis untuk menebarkan ketidakpuasan di kalangan rakyat Iran.

"Bank sentral Iran tidak memiliki transaksi keuangan dengan Amerika Serikat, oleh karena itu sanksi tidak akan memperngaruhi Iran," ujar jubir kemenlu Iran Ramin Mehmanparast seperti dikutip Associated Press Selasa, (7/2/2012).

Mehmanparast juga menyebutkan sanksi AS itu tidak lebih hanyalah sebuah bentuk propaganda.

Sebelumya Presiden Barack Obama dilaporkan telah menjatuhkan sanksi baru yang ditujukan kepada Bank Sentral Iran (CBI).

Sanksi ini diharapkan dapat mengekang aktifitas ekonomi Iran dan pada akhirnya mampu membuat Iran menghentikan program nuklirnya.

Sanksi terbaru dari AS terhadap Iran ini merupakan lanjutan dari sanksi yang sebelumnya sudah dikeluarkan lebih dulu oleh Uni Eropa.

Namun serangkaian sanksi yang dijatuhkan oleh Barat tidak kunjung membuat Iran bergeming untuk menghentikan program nuklirnya. Iran tetap bersikeras bahwa program nuklirnya bertujuan damai.(rhs)
  • Rakhmanulhaj » 3 Tanggapan
    Semua Negara penghasil minyak adalah tanah i***m embargo penjualan ke k***r DAJJAL itu(Israel-AS), Allahumma A'izzal islama wal muslimin Islam bersatulah, bantu saudara-saudara kita di Palestine seperti Iran dan bantulah IRAN.
    • karin
      lhaaaaaaaaaa kamu sendiri hanya bisa koar dan berceloteh dgn pongah nya. preeeeeeeeet
    • awi silayar
      justru indonesia yg akan di hancurkan oleh Amerika....apa kalian tidak lihat USA makin memperluas perannya di kawasan asia pasifik...ini tanda buruk bagi indonesia....
    • Rakhmanuladj
      anda berkoar-koar seperti kambing yang sebentar lagi disembelih,,, iran tinggal menunggu nasib,, sebentar lagi bakal dihancurkan..pake otak!jangan pake dengkul kambing..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit