ISLAMABAD - Insiden robohnya sebuah pabrik di Pakistan masih menyisakan keajaiban. Regu penyelamat berhasil menyelamatkan seorang perempuan berusia 65 tahun yang terperangkap dalam reruntuhan pabrik itu.
Gedung tiga lantai yang biasa berfungsi sebagai pabrik itu roboh pada Senin 6 Februari lalu. Sekira 62 orang dilaporkan terjebak dalam gedung itu, sedangkan jumlah korban tewas saat ini mencapai 18 jiwa.
Tetapi di tengah bencana itu, ada keajaiban terjadi. Regu penyelamat berhasil mengeluarkan seorang perempuan tua yang terjebak dalam reruntuhan pabrik di Multan, Lahore.
"Kami mendengar Saleha Bibi berteriak minta tolong. Butuh waktu beberapa jam untuk mengeluarkannya dari tumpukan balok beton," ucap Kepala tim SAR Provonsi Punjab Rizwan Naseer seperti dikutip Associated Press, Rabu (8/2/2012).
Nenek Bibi mengatakan, dirinya berlindung di bawah sebuah mesin saat atap dari tempat dirinya bekerja mulai ambruk. Beruntung teriakan perempuan itu didengar oleh regu penyelamat yang langsung menariknya keluar.
Pabrik yang memproduksi obat-obatan itu roboh setelah tabung gas yang berada di dalam pabrik meledak. Keberada memang dipertanyakan banyak pihak, karena dibangun di wilayah yang dekat dengan pemukiman warga.
Pabrik nahas yang memiliki tiga lantai itu diketahui dimiliki oleh seorang politisi lokal. Dirinya menggunakan pengaruh untuk membuka pabrik meski mendapatkan kecaman dari warga sekitar.
(faj)