Senator John McCain (Foto: Top News)
WASHINGTON - Tiga senator AS memperingatkan kemungkinan memburuknya hubungan AS-Mesir terkait dengan proses hukum yang tengah dijalani oleh 19 aktivis AS di Mesir.
Para senator yang terdiri dari Senator Partai Republik John McCain dan Kellu Ayotte serta seorang senator independen Joe Lieberman juga mendesak agar AS mempertimbangkan kembali pemberian bantuan keuangan kepada Mesir.
"Krisis yang terjadi saat ini dengan Mesir telah meningkat sampai level tertinggi yang dapat mengancam kemitraan kedua negara," demikian pernyataan tertulis para senator seperi dikutip AFP Rabu, (8/2/2012).
Senator lainnya dari Partai Republik Lindsey Graham menambahkan, jika para aktivis sampai masuk penjara maka akan ada serangan balasan.
"Jika terdapat aktivis AS yang dipenjara Saya pikir akan ada serangan balasan yang sangat beresiko bagi Mesir," ujar Graham.
Kemarahan juga terjadi di gedung parlemen AS. Anggota parlemen Kay Granger memperingatkan, bahwa pelecehan terhadap aktivis AS yang berada di Mesir yang tengah membantu mewujudkan demokrasi di Negara Piramida itu tidak dapat diterima.
"Tidak satu dolar pun akan mengalir ke Mesir sampai pejabat negara itu dapat meyakinkan rakyat Amerika bahwa masalah ini dapat diselesaikan," ujar Granger.
Sebelumnya Senin (6/2/2012) kemarin pemerintah AS telah menuntut penjelasan dari Pemerintah Mesir terkait dengan proses hukum yang akan dijalani oleh 19 aktivis AS di pengadilan Mesir. Namun, sikap pemerintah AS itu tampaknya tidak ditanggapi dengan baik oleh Pemerintah Mesir.
Para aktivis AS itu dituntut atas pendanaan ilegal terhadap kelompok-kelompok LSM tertentu yang terlibat dalam aksi kerusuhan di Mesir pasca tergulingnya rezim Mubarak.
Tidak hanya itu, para aktivis itupun dihadapkan pada tuduhan telah mendirikan cabang organisasi internasional di Mesir tanpa izin dari otoritas setempat.
Pemerintah Mesir pun telah mengeluarkan larangan bagi para aktivis untuk melakukan perjalanan selama proses hukum terhadap mereka berlangsung.(rhs)