Getting Time...

Ban Ki Moon: Assad Kehilangan Legitimasi sebagai Pemimpin

Khairisa Ferida
Kamis, 09 Februari 2012 18:10 wib
Sekjen PBB Ban Ki Moon (Foto: Telegraph)
Sekjen PBB Ban Ki Moon (Foto: Telegraph)
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengatakan, PBB akan bergabung bersama dengan tim pemantau Liga Arab untuk menjalankan misi perdamaian di Suriah.

Tindakan ini diambil menyusul misi tim pemantau Liga Arab yang sebelumnya dianggap gagal menghentikan kekerasan di negara itu. Anggota tim pemantau yang baru nantinya merupakan gabungan dari PBB dan Liga Arab.

Ban yang melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Arabi Selasa (7/2/2012) mengatakan, Liga Arab telah meminta PBB turut campur untuk mengakhiri kekerasan yang semakin meningkat di Suriah.

"Al-Arabi memberitahukan Saya bahwa Liga Arab berniat untuk mengirimkan kembali tim pemantau nya ke Suriah. Dan dia meminta bantuan PBB untuk bergabung dalam misi itu," ujar Sekjen PBB Ban Ki Moon usai melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB seperti dikutip AFP Kamis, (9/2/2012).

Terkait usulan Sekjen Liga Arab itu, Ban mengatakan dirinya akan menggelar konsultasi dengan DK PBB dalam beberapa hari mendatang guna memutuskan tindakan yang akan diambil terkait krisis Suriah.

"Kami siap membantu dengan cara apapun untuk memberi kontribusi demi membaiknya situasi di Suriah," ujar Ban.

Ban juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait tingkat kekerasan pasca Rusia dan China memveto resolusi DK PBB yang mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mundur dari jabatannya.

"Saya sangat menyesal bahwa DK PBB tidak memiliki satu suara yang bulat untuk mengakhiri pertumpahan darah," katanya.

Ketika disinggung apakah Presiden Assad harus mengundurkan diri untuk mengakhiri kekerasan di Suriah, Ban menjelaskan, "Saya telah berulang kali mengatakan, Assad telah kehilangan legitimasi sebagai Pemimpin Suriah selama pembunuhan terus terjadi di negara itu. Situasi ini telah mencapai pada tahap yang sama sekali tidak bisa diterima," tegasnya.(rhs)
TWITTER »
twit